Breaking News:

Positif Corona Jambi Tambah 20

Tanjabtim Masuk Zona Kuning, Sekda Yakin 10 Dari 11 Kecamatan Masih Zona Hijau

Setelah penetapan zona kuning bagi Kabupaten Tanjabtim, ditambah adanya kasus Covid-19 baru terkonfirmasi mengakibatkan predikat zona hijau harus berg

Tribunjambi/Abdullah Usman
Sapril selaku Sekda Tanjabtim. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Provinsi Jambi tetapkan Kabupaten Tanjabtim masuk zona kuning. Pemkab Tanjabtim tetap yakin dari 11 kecamatan yang ada hanya satu kecamatan masuk kategori zona kuning.

Setelah penetapan zona kuning bagi Kabupaten Tanjabtim, ditambah adanya kasus Covid-19 baru terkonfirmasi mengakibatkan predikat zona hijau harus berganti menjadi kuning.

Otomatis dengan keadaan tersebut, pemda langsung mengaktifkan kembali posko pemeriksaan di dua jalur masuk kabupaten yaitu di Kecamatan Geragai dan Kecamatan Menhul.

Bongkar Profil Indrian Puspita Rahmadhani, Pembawa Baki Bendera di Istana, Ingin Masuk Akmil

NASIB Toko Kue Syahrini yang Dulu Sempat Hits, Penampakan Gerainya yang Lama Kosong, Bak Gedung Tua

Cara Usir Kecoak dengan Bahan Alami - Mulai Ditaburkan hingga Bahan Diulek

Menanggapi zona Kuning tersebut, Juru bicara tim gugus tugas Covid-19 Sapril menuturkan, meskipun pihak Provinsi Jambi sudah menetapkan Kabupaten Tanjabtim sebagai zona kuning pihaknya menilai tidak semua kawasan atau wilayah di Tanjabtim zona kuning.

"Memang kasus terkonfirmasi cukup banyak terjadi di Kecamatan Sabak barat (pusat kota Kabupaten), tapi kita yakin dari 11 Kecamatan yang ada 10 di antaranya masih kategori zona hijau tidak semua masuk zona kuning," jelas Sekda Tanjabtim Sapril, Senin (17/8/2020).

Guna menindak lanjuti instruksi Gubernur tersebut, dan juga untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kecamatan lainnya. Pihak nya akan berkoordinasi dengan Kecamatan untuk mendirikan posko Kecamatan di wilayah masing-masing.

Selain itu, untuk bansos setelah selesai tahap Tiga di salurkan, untuk pelaksanaan penyaluran bansos ke depannya Pemda akan tetap mengacu pada ketentuan atau regulasi pemerintah pusat.

"Kalau seandainya perintahnya bantuan yang ada sekarang lanjutkan (salurkan) tentu kita akan salurkan. Masuk tahap Empat Lima dan seterusnya," jelasnya.

"Intinya kita masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pusat apakah mau kembali disalurkan atau tidak. Kalo anggaran sekarang masih ada," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved