Breaking News:

Pembawa Ekstasi 2.895 Butir di Jambi Dituntut 15 Tahun Penjara dan Denda Rp 2 Miliar

Muhammad Junaidi, terdakwa kasus dugaan penyalah gunaan narkotika jenis ekstasi dituntut 15 tahun pidana penjara oleh jaksa penuntut Kejari Jambi.

KOMPAS.COM/HANDOUT
Ilustrasi Narkoba 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Muhammad Junaidi, terdakwa kasus dugaan penyalah gunaan narkotika jenis ekstasi dituntut 15 tahun pidana penjara oleh jaksa penuntut Kejari Jambi pada sidang Selasa (11/8/2020) kemarin.

Pembacaan nota tuntutan disampaikan oleh Jaksa Muhammad Albar selaku jaksa penuntut yang disampaikan pada sidang yang digelar secara virtual di hadapan majelis hakim yang diketuai Yandri Roni.

"Menuntut agar majelis hakim menjatuhi pidana penjara selama 15 tahun terhadap terdaka dan terdakwa tetap ditahan," katanya membacakan tuntutan.

Jaksa juga menuntut agar terdakwa di jatuhi pidana denda Rp 2 miliar. Dalam persidangan terdakwa didampingi oleh penasehat hukum.

Puluhan Anggota Kodim 0420/Sarko Tes Urine, Dandim Warning Anggota Positif Narkoba Akan Dipecat

VIDEO Polres Muarojambi Luncurkan Program Belajar di Kantor Polisi untuk Pelajar Kurang Mampu

Muhammad Junaidi ditangkap pada Rabu (4/12/2019). Pada persidangan sebelumnya terdakwa mengaku di persidangan awalnya tak tahu kalau paket yang akan ia jemput di kantor pos adalah narkotika jenis pil ekstasi.

Ia mengaku diminta oleh seseorang yang ia kenal saat menjalani bisnis jual beli mobil. Dengan alasan sedang butuh uang untuk membayar hutang, terdakwa kemudian menyanggupi tawaran tersebut.

Barang kuti itu ia terima lewat kantor pos melalui jasa kurir kantor pos untuk menjemput langsung paket dengan kotak lampu LED tersebut.

Namun ternyata paket tersebut berisi narkotika jenis ekstasi dari berbagai merek yang jumlahnya mencapai 2.895 butir atau dengan berat 1,25Kg.

Ia ditangkap oleh aparat dari BNN di Jalan MT Hariono, Kecamatan Telanaipura. Junaidi didakwa dengan dakwaan primer sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Atau dakwaan subsidair dalam Pasal 112 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (Dedy Nurdin)

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved