Breaking News:

Berita Kerinci

Peringati HUT RI ke 75, Warga Baru Semerah Kerinci Sulap Barang Bekas untuk Menghias Desa

Potongan kertas sisa membuat layangan anak-anak dan kantong kresek dari pasar, dipotong sedemikan rupa menjadi bendera dan umbul-umbul.

Tribunjambi/Heru
Penampakan Desa Baru Semerah, Kerinci yang dihias oleh warga menggunakan barang bekas. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Warga Desa Baru Semerah, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, menyulap barang bekas menjadi umbul-umbul dan hiasan lainnya untuk memperindah desa dengan tema merah putih.

Potongan kertas sisa membuat layangan anak-anak dan kantong kresek dari pasar, dipotong sedemikan rupa menjadi bendera dan umbul-umbul.

Secara swadaya dan semangat gotongroyong, warga berbondong-bondong ke hutan untuk mencari bambu yang digunakan sebagai tiang penyangga.

Video Detik-detik Begal Payudara di Padang Cabuli Seorang Perempuan Sedang Dorong Kereta Bayi

32 Personel Satgas Karhutla Jambi Dikirim ke Wilayah Gambut Perbatasan Jambi-Sumsel

Dalam 6 Bulan Polda Jambi dan Jajaran Mengamankan Puluhan Kilogram Sabu dan Ganja

Tua muda ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, termasuk perangkat desa dan ninik mamak. Sesekali ibu-ibu bersorak memanasi warga di RT lain, sehingga berloma-lomba untuk menjadi pemenang.

Aksi ini dilakukan, untuk memeriahkan lomba menghias desa dalam rangka memperingati HUT RI ke 75 yang jatuh pada 17 Agustus mendatang.

Ketua BPD Baru Semerah, M Ikhsan mengatakan, secara ekonomi masyarakat Desa Baru Semerah memang serba keterbatasan, namun memiliki semangat dan kekompakan yang tinggi.

“Memang warga tidak punya uang membeli umbul-umbul, karena hanya bekerja sebagai petani dan buruh tani tanpa ada satu orang pun PNS di desa, namun semangat kami tidak kalah dengan desa lain,” katanya, Kamis (13/8/2020).

Camat Tanco, Badri Ahmad mengapresiasi kegiatan masyarakat Desa Baru Semerah. Dia mengatakan apa yang dilakukan oleh warga Desa Baru Semerah patut dicontoh oleh desa lainnya.

“Indah itu tidak selalu mahal. Buktinya, warga bisa memanfaatkan barang bekas untuk memperindah desa, dan sekaligus menunjukkan semangat nasionalisme,” ucapnya.

Untuk penilaian sendiri, rencananya akan melibatkan Camat, Ketua PKK Kecamatan, pendamping desa, dan Babinsa serta pihak lainnya.

“Camat langsung yang kita minta jadi juri, agar hasilnya benar-benar jujur,” ungkap Ketua PKK Baru Semerah, Nia Daniati.

Selain lomba menghias desa, ada lima tarian yang akan ditampilkan, ditambah18 lomba tradisional lainnya. Diantaranya adalah lomba tarik tambang, lomba lari karung, lomba enggrang, menghias teman, lari kelereng, dan kegiatan lainnya.

“Kita sengaja mencari permainan tradisional. Tujuannya, agar permainan tradisional ini tetap eksis di tengah masyarakat, sehingga anak-anak tidak ketergantungan dengan game di handpone,” tegas Nia.

Penulis: heru
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved