Breaking News:

Mantan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi di Masa Zumi Zola akan Disidang Lagi Kasus Gratifikasi Proyek

Bertempat di Lapas Kelas IIA Jambi, menyerahkan tersangka atas nama Arfan dan barang bukti kepada Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Penulis: Dedy Nurdin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaikkan status perkara dugaan gratifikasi proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi ketahan II, Rabu (12/8/2020).

Bertempat di Lapas Kelas IIA Jambi, menyerahkan tersangka atas nama Arfan dan barang bukti kepada Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Seperti disampaikan Ali Fikri, Juru bicara KPK di Jakarta Arfan merupakan mantan plt Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi yang ditetapkan sebagai tersangka bersama Zumi Zola, mantan Gubernur Jambi yang diduga sebagai penerima hadiah atau janji dan gratifikasi atas royek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi tahun 2014-2017.

Terbukti Konsumsi Psikotropika, Roy Kiyoshi Divonis 5 Bulan Rehabilitasi

Polres Muarojambi Selidiki Kasus Karhutla di Desa Kemingking

Kecelakaan di Merangin, Innova Ringsek Ditabrak Fuso Batubara Saat Hendak Menyeberang

Arfan sendiri saat ini masih menjalani masa pidana dalam kasus suap ketok palu pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2017-2018.

Arfan dinyayakan bersalah oleh pengadilan dan dijatuhi hukuman pidana Penjara selama tiga tahun, denda Rp 100 juta subsidair tiga bulan kurungan.

"Terdakwa tidak dilakukan penahanan karena masih menjalani pidana dalam perkara sebelumnya," kata Ali Fikri dalam rilisnya.

Lebih lanjut Ali Fikri mengatakan selama 14 hari kedepan tim JPU kan bekerja untuk menyusun surat dakwaan dan melimpahkan perkara ke Pengadilan Negeri Tipikor Jambi.

Selama proses penyidikan, penyidik lembaga anti rasua ini telah memeriksa 138 saksi untuk mendukung pembuktian pada proses persidangan nanti.

Dalam rilis KPK pada Juli 2018 lalu menyebutkan, Zumi Zola diduga menerima gratifikasi yang nilainya mencapai Rp 49 miliar.

Jumlah tersebut merupakan hasil pengembangan penyidikan setelah ia ditetapkan sebagai tersangka bersama Arfan dalam kasus gratifikasi sejumlah proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi selama priode 2016-2017.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved