Breaking News:

Hasil Survei SMRC, Selama Pandemi Mayoritas Masyarakat Merasa Ekonomi Rumah Tangga Malah Lebih Buruk

Mayoritas masyarakat merasa kondisi ekonomi mereka lebih buruk dibanding sebelum pandemi Covid-19.

Editor: Rahimin
Istimewa
ILUSTRASI Masyarakat penerima Bantuan JPS Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM - Selama pandemi Covid-19 ini, masyarakat merasa kondisi ekonomi mereka lebih buruk.

Hasil survei lembaga penelitian Saiful Mujani Research & Consulting ( SMRC) menunjukkan, mayoritas masyarakat merasa kondisi ekonomi mereka lebih buruk dibanding sebelum pandemi Covid-19.

Melalui rilis survei nasional bertajuk Ekonomi Covid-19 dan Persepsi Publik tentang Investasi, yang diterima Kompas.com Minggu (9/8/2020), sebanyak 69 persen responden menganggap kondisi ekonomi rumah tangganya lebih buruk.

PAN Dukung Jokowi Beri Rp 600 Ribu ke Pekerja Swasta, Eddy Soeparno: Harus Tepat Sasaran

Ditahan Karena Terlibat Kasus Djoko Tjandra, Anita Kolopaking Gugat Praperadilan Bareskrim Polri

Cara Gempi Tutupi Foto Wijin di HP Gisel Agar Gading Marten Tak Salam Paham: Ini Teman Mama!

"Survei ini menunjukkan persentase warga yang menganggap kondisi ekonomi rumah tangga lebih buruk mencapai 69 persen," ujar Manajer Program SMRC Saidiman Ahmad, melalui keterangan tertulis, Minggu (9/8/2020).

Angka itu jauh lebih buruk dibanding penilaian pada awal pandemi atau Maret 2020, yakni sebesar 38 persen. Penilaian paling negatif terjadi dalam survei 20-22 Mei 2020 sebesar 83 persen.

Sementara itu, dalam survei yang dirilis 9 Agustus ini, 18 persen responden merasa tak ada perubahan terhadap kondisi ekonomi mereka.

ILUSTRASI Presiden Joko Widodo sedang membagi-bagikan buku tulis kepada masyarakat Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (10/6/2017). Di halaman Kantor Kepala Desa Sindangkasih itu, Jokowi sekaligus meninjau pembagian paket sembako bagi rakyat kecil.
ILUSTRASI Presiden Joko Widodo sedang membagi-bagikan buku tulis kepada masyarakat Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (10/6/2017). Di halaman Kantor Kepala Desa Sindangkasih itu, Jokowi sekaligus meninjau pembagian paket sembako bagi rakyat kecil. (Fabian Januarius Kuwado)

Sedangkan yang menganggap ekonomi mereka kini lebih baik hanya 12 persen.

Survei juga menunjukkan bahwa 87 persen responden menganggap kondisi ekonomi nasional sekarang lebih buruk dibandingkan tahun lalu.

Angka ini mengalami peningkatan dibanding akhir Juni lalu. Saat itu, persentase warga yang menganggap kondisi ekonomi lebih buruk sebanyak 72 persen.

Wanita Dari Jawa Barat Diamankan Saat Bawa Uang Rp 1,3 Miliar, Nginap di Hotel 14 Hari Tak Mau Bayar

Viral TikTok Mahasiswi Dikejar Anjing saat Berangkat Ngampus, Sang Cowok Malah Tertawa Saja

Kelabakan Aurel Ditanya Krisdayanti atau Ashanty yang Mendampinginya di Pelaminan: Tanya yang Lain!

Untuk diketahui, SMRC merupakan lembaga riset dan konsultasi yang didirikan oleh Saiful Mujani.

Survei dilakukan dengan latar belakang keadaan ekonomi rumah tangga dan nasional yang sangat berat akibat pandemi Covid-19.

Pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2020 ini anjlok -5,32 persen dibanding kuartal II tahun lalu dan terendah dalam 20 tahun terakhir.

Survei digelar pada 29 Juli-1 Agustus 2020 dengan metode wawancara melalui telepon terhadap 1.203 responden secara acak. Margin of error dari survei ini sebesar 2,9 persen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei SMRC: 69 Persen Warga Merasa Ekonomi Rumah Tangga Lebih Buruk sejak Pandemi"

Wali Kota Banjarbaru Meninggal Dunia Karena Covid-19, Dua Pekan Sempat Diisolasi

Rumah Berdiri Kokoh di Tengah Jalan Layang Dalam Kota, Pemilik Enggan Menjualnya ke Pemerintah

Wacana Majunya Prabowo Subianto di Pilpres, Dinilai Bagian Strategi Meningkatkan Elektabilitas

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved