Breaking News:

Kasus Pembacokan

Rekonstruksi Kasus Pembacokan di Desa Alang Alang, Sadis di Adegan 16 hingga 21

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) bersama Polres Tanjabtim menggelar rekonstruksi kasus pembacokan di Desa Alang Alang

Tribun Jambi/Abdullah Usman
Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjabtim bersama Polres Tanjabtim menggelar rekonstruksi kasus pembacokan di Desa Alang Alang. Rekonstruksi digelar pada Rabu (5/8/2020) di aula Mapolres Tanjung Jabung Timur. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) bersama Polres Tanjabtim menggelar rekonstruksi kasus pembacokan di Desa Alang Alang.

Rekonstruksi digelar Rabu (5/8) Aula Mapolres Tanjabtim.

Ada 26 reka adegan pembunuhan yang terjadi pada Senin (29/6) lalu. Kasi Intelijen Kejari Tanjabtim, Khoirul Hisam menuturkan dalam rekonstruksi tersebut semua adegan sesuai dengan apa keterangan sebelumnya yang disampaikan tersangka.

"Ada 26 adegan yang diperagakan, dimana pada adegan ke 16-21 merupakan adegan inti dimana tersangka (Mustafa) mulai melakukan pembacokan terhadap korban (Zafar) hingga tersungkur," ujarnya.

Dalam keterangannya, tersangka melakukan pembacokan didasari untuk membela diri.

Dari hasil rekonstruksi tersebut terungkap sedikit kejanggalan. Dalih membela diri tersangka masih dipertanyakan.

Pasalnya, dalam adegan tersebut, setelah korban gagal menyerang untuk menusuk, tersangka sempat membalas tusukan korban dengan tebasan pada bagian wajah, sehingga korban tersandar menghadap dinding.

Pada saat itu tersangka kembali membacok punggung korban dengan dua kali tebasan.

"Jika memang motif karena membela diri pada tebasan pertama, tersangka ada ruang untuk kabur dan melarikan diri tanpa harus kembali membacok dengan brutal," ujarnya.

"Untuk saat ini prosesnya sudah masuk P19 (pengembalian berkas perkara untuk dilengkapi," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved