Breaking News:

Angka Positif Corona Tembus 210

Pemprov Jambi Siapkan Rp 211 Miliar, Serapan Dana Covid-19 di Jambi Masih Jauh dari Anggaran

Pemprov Jambi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 211 Miliar untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi.

Stocktrek Images/Getty Images
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemprov Jambi telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 211 Miliar untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi. Namun hingga akhir Juli penggunaan dana belum mencapai 30 persen yakni sebesar Rp 55.860.393.332.

Dana yang dialokasikan dalam biaya tak terduga (BTT) Pemprov Jambi tersebut telah digunakan oleh OPD-OPD bersangkutan dengan penanganan covid-19 seperti Dinas Kesehatan, RSUD Raden Matthaer Jambi, BPBD dan lain-lain.

Berikut rincianya :

1. BPBD
Jumlah Pencairan (RKB) : Rp4.600.994.000 Realisasi Serapan Belanja :Rp2.874.043.890

2. RSUD Raden Mattaher
Jumlah Pencairan (RKB) : Rp32.176.450.086
Realisasi Serapan Belanja: Rp13.862.244.665

Satu Personel Polda Jambi Positif Covid-19, Kapolda Jambi Rencanakan Rapid Test Seluruh Jajaran

Milenial Jambi Apresiasi Bantuan Pemerintah di Tengah Pandemi Covid-19

3. Dinas Kesehatan
Jumlah Pencairan (RKB) : Rp5.940.620.000
Realisasi Serapan Belanja : Rp1.904.759.000

4. Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil
Jumlah Pencairan (RKB) : Rp37.521.794.500 Realisasi Serapan Belanja : Rp37.219.491.777

5. Hibah kepada Rumah Sakit Bhayangkara Rp.698.653.331

Total Pencairan (RKB) : Rp80.239.858.586
Serapan : Rp55.860.539.332

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah menjelaskan bahwa rendahnya serapan dana covid ini karena ada rencana kerja belanja (RKB) yangn awalnya telah diaanggarkan namun tidak jadi dibelanjakan. Seperti pembelian alat rapid test. Di mana sebelumnya dibantu oleh pemerintah pusat.

"Artinya anggaran itu kita revisi. Kita tidak boleh mengadakan alat rapid test, sebelum bantuan dari pusat itu kita gunakan," jelas Johansyah.

Selain itu, kata Johan tim gugus penuh kehati-hatian dalam menggunakan anggaran Covid-19. "Meskipun kita agak terlambat, tapi kita komid terhadap aturan," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Rocky Candra belum lama ini juga merespon terkait realisasi anggaran Covid-19 Provinsi Jambi. Dikatakan Rocky, pada tahap bulan pertama DPRD Provinsi telah mengevaluasi realisasi anggaran Covid-19 dan akan kembali mengevaluasi realisasi tahap bulan ke dua.

9 Warga Batanghari Positif Covid-19, Satu Orang Sembuh

Kasus Covid-19 di Jambi Meningkat Tajam, Hanya Tiga Wilayah Ini yang Aman dari Virus Corona

"Kita mau melihat terkait serapan, anggaran yang sudah dianggarkan. Kita juga mau periksa apakah jaring pengaman kesehatan ini bekerja dengan baik atau tidak. Dan juga bantuan-bantuan kepada masyarakat sudah tepat sasarana atau belum. Dan juga bantuan itu jangan sampai dipolitisasi oleh pejabat publik," sebutnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved