Breaking News:

Kayu Ilegal Asal Tebo Diamankan, Tim Gakkum KLHK Temukan Dua Tronton di Tangerang

Tim penegakan hukum (Gakkum) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berhasil amankan dua truk tronton

Tribunjambi/darwin
Tim Gakkum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan amankan dua tronton bermuatan kayu ilegal 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Tim penegakan hukum (Gakkum) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berhasil amankan dua truk tronton bermuatan kayu ilegal sekitar 72 M3 yang berasal dari Kabupaten Tebo, Jambi dengan Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (5/8).

Operasi penindakan itu berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya pengangkutan kayu ilegal yang berasal dari kawasan hutan di wilayah Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi dengan tujuan Jabodetabek.

Berdasarkan informasi, kayu tersebut diangkut dengan tujuan ke PD Cibodas Jaya Kayu (PD CJK) di Jl. Gatot Subroto Km 3,2 No 127, Kota Tangerang.

Namun pada Selasa (4/8) Tim Gakkum KLHK menemukan dua unit truk tronton bermuatan kayu masuk ke CV Cahaya Terang Bersaudara (CV CTB) di Jl. Gatot Subroto, KM-4 No 16, Kota Tangerang.

Kemudian tim menyergap dan pemeriksaan truk tronton di lokasi CV CTB dan mendapati kayu tersebut diangkut dengan tujuan PD CJK namun akan dikeringkan atau dioven terlebih dahulu di CV CTB.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan KLHK Sustyo Iriyono mengatakan hasil pemeriksaan awal Tim Gakkum mendapati dokumen yang menyertai kayu tersebut palsu.

Atas dasar itu tim mengamankan alat angkut dua truk tronton beserta muatan kayu di TKP dan lokasi industri CV CTB dijaga oleh Petugas SPORC.

"Selain mengamankan barang bukti, Tim Gakkum KLHK juga mengamankan dua sopir, 1 karyawan PD CJK yang berada di CV CTB dan pemilik CV CTB untuk diperiksa oleh Penyidik KLHK," ujarnya.

Dijelaskannya, pelaku diduga melanggar ketentuan Pasal 88 Ayat 1 Huruf a dan b Jo. Pasal 14 Huruf a dan b dan/atau Pasal 16 Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara.

Dia juga mengatakan bahwa kegiatan operasi ini sebagai upaya memerangi peredaran kayu hasil pembalakan liar di wilayah Sumatera yang masih terjadi.

Halaman
12
Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved