Breaking News:

Pemasangan Alat Peraga Masih Belum Terikat Aturan Kampanye

Pemasangan alat peraga sosialisasi bakal pasangan calon saat ini masih belum terikat aturan.

Tribunjambi/Dunan
Salah satu alat peraga sosialisasi bakal pasangan yang akan maju di Pilgub Jambi Desember 2020 mendatang yang terpasang di jalan depan Lapas IIA Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemasangan alat peraga sosialisasi bakal pasangan calon saat ini masih belum terikat aturan.

Untuk saat ini, jelang pendaftaran bakal calon kepala daerah di KPU, mulai banyak bertebaran billboard, baliho, poster dan aneka alat peraga di masyarakat. Meski sebelumnya juga pernah ramai ketika masa survei kandidat untuk menaikkan elektabilitas bakal calon. Lalu sempat berkurang dan nyaris tanpa ada atribut baru.

Kini atribut peraga sosialisasi bakal pasangan calon sudah dengan foto berpasangan. Baik Billboard dan baliho sudah mulai semarak kembali.

Wein Arifin, komisioner Bawaslu Provinsi Jambi ketika dikonfirmasi Tribun (7/8/2020) mengatakan bila saat ini mereka belum bisa melakukan pengawasan. Alasannya karena tidak adanya aturan mengenai hal itu.

9 Warga Batanghari Positif Covid-19, Satu Orang Sembuh

Kasus Covid-19 di Jambi Meningkat Tajam, Hanya Tiga Wilayah Ini yang Aman dari Virus Corona

"Sekarang pemasangan alat peraga sosialisasi itu belum bisa dilakukan pengawasan oleh Bawaslu,"ucap Wein Arifin.

Meski saat ini di jalan raya yang memiliki tiang Billboard sudah banyak terpasang billboard pasangan calon. Bahkan sampai ke lorong juga sudah banyak di penuhi alat peraga sosialisasi pasangan calon.

"Sekarang masih belum bisa terikat aturan. Karena belum ada pasangan calon," ucapnya.

Selanjutnya, Wein Arifin menjelaskan bila yang menentukan aturan pemasangan alat peraga kampanye atau sosialisasi adalah pihak KPU. Baik dari segi jumlah, bentuk dan ukuran serta lokasi pemasangannya.

"Nanti yang menentukan aturan jumlah pemasangan alat peraga sosialisasi adalah KPU. Berapa per kabupaten, kecamatan, kelurahan desa. Dan betuk alat peraganya,"kata Wein.

Lantas Wein menambahkan bahwa setelah tanggal 23 September barulah mereka memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap pemasangan alat peraga kampanye kandidat calon kepala daerah.

"Setelah 23 September akan terikat dengan peraturan kampanye. Mereka akan terikat peraturan kampanye, baik dari segi jumlah dan bentuk alat peraga yang digunakan,"ujar Wein. (Hendri Dunan Naris)

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved