Selasa, 14 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Inspirasi Bisnis

Hobi Bertanam Melanda Kaum Ibu, Penjualan Bibit Tanaman Melonjak di Jambi

Di masa pandemi Covid-19, penjualan bibit tanaman pertanian mengalami peningkatan cukup tinggi. Peningkatan juga terjadi

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Fifi Suryani
ANTARA FOTO/Makna Zaezar/aww.
Seorang Ibu Rumah Tangga tengah merawat bibit tanaman sayur kembang kol yang ditanam di lahan pekarangan di rumahnya. Hobi bertanam meningkat sejak pandemi Covid-19 melanda tanah air, sekaligus guna memperkuat dan mewujudkan ketahanan pangan secara mandiri. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Di masa pandemi Covid-19, penjualan bibit tanaman pertanian mengalami peningkatan cukup tinggi. Peningkatan juga terjadi pada penjualan pupuk dan pot bunga yang banyak diburu kaum ibu.

"Penjualan bibit tanaman dimasa pandemi mengalami peningkatan, terutama bagi tanaman yang masa panennya singkat, seperti tomat, kangkung, bayam dan sayuran lainnya. Untuk bunga seperti bunga mawar juga mengalami kenaikan penjualanm,” jelas Iik, penjual bibit di Pasar TAC Jambi.

Ketika bibit mengalami peningkatan penjualan, secara otomatis kenaikan juga berefek pada pemasaran tanah, media tanam, dan pupuk.

"Selain bibit yang mengalami peningkatan, tanah dan pupuk juga mengalami peningkatan, seperti sepaket setiap yang cari bibit pasti cari tanah dan pupuk, terutama pot bunga yang besar-besar sangat diburu masyakarat dimana-mana terutama ibu-ibu," tambahnya.

Setelah bibit, pot menjadi yang paling banyak diburu terutama di kalangan ibu-ibu, dimanapun yang menjual pot pasti banyak dibeli.

"D imana pun jual pot yang besar-besar pasti banyak yang beli terutama ibu-ibu, awalnya saya tidak menjual pot hanya menjual polibag, tapi setiap orang datang menanyakan pot dan banyak yang minta untuk menjual pot jadi sekarang saya juga menjual pot," tutupnya.

Ikan Hias juga Diburu

MASA pandemi juga berimbas pada penjualan ikan hias. Peminat ikan hias meningkat, praktis pendapatan para penjual ikan hias naik hingga 100 persen.

Peminat ikan hias di Kota Jambi semenjak pandemi mengalami peningkatan, banyak masyarakat yang mulai mencoba hobi baru atau mencari kesibukan.

Akibat peningkatan minat ikan hias ini, penjual ikan hias di TAC mengalami peningkatan pendapatan hingga 100 persen.

"Kenaikan omset hingga 100 persen dari semenjak pandemi, mulai dari ikan, makanan ikan dan juga termasuk aquarium juga mengalami peningkatan," jelas Safrizal penjual ikan hias di TAC.

Ikan yang paling laku ikan yang harganya murah, seperti ikan koi, ikan koki, ikan lemon, ikan neon, dan lain sebagainya.

"Ikan yang paling laku ikan yang harganya murah seperti ikan neon dan ikan lemon dari Rp.3 ribu hingga Rp.5 ribuan, untuk ikan koki dari Rp 3 ribu sampai Rp 200 ribu," tambahnya.

Ia juga mengatakan untuk budget yang agak tinggi biasa banyak yang carinya ikan arwana dari harga Rp 200 ribu hingga jutaan.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved