Breaking News:

Kota Jambi dan Muara Bungo Deflasi karena Penurunan Harga Komoditas

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Senin (3/8) kembali mengekspos data Juli 2020. Kota Jambi mengalami deflasi sebesar 0,05 persen,

Tribunjambi/Ade Setyawati
Pedagang bawang di Pasar Angso Duo Kota Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Senin (3/8) kembali mengekspos data Juli 2020. Kota Jambi mengalami deflasi sebesar 0,05 persen, dengan laju inflasi tahun kalender sebesar 0,83 persen. Sedangkan inflasi year on year Kota Jambi sebesar minus 0,14 persen.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Wahyudin mengatakan, deflasi di Kota Jambi terjadi karena penurunan indeks harga pada tiga kelompok pengeluaran yakni Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 0,92 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,03 persen; serta Kelompok Pendidikan sebesar 0,40 persen.

"Dalam pembentukan deflasi Kota Jambi sebesar 0,05 persen, andil terbesar adalah dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,2701 persen; kemudian dari kelompok pendidikan sebesar 0,0174 persen, lalu komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi Kota Jambi Bulan Juli 2020 antara lain: bawang merah, ikan lele, gula pasir, bawang putih, daging ayam ras, bayam, ikan nila, ikan gabus, ikan dencis dan kangkung," jelasnya, Senin (3/8).

Sama halnya dengan Kota Jambi, Kota Muara Bungo juga mengalami deflasi sebesar 0,34 persen. Laju inflasi tahun kalender Muara Bungo sebesar 0,63 persen, sedangkan inflasi year on year Kota Muara Bungo sebesar minus 1,34 persen.

"Jika di Kota Jambi deflasi didorong penurunan indeks harga pada tiga kelompok pengeluaran, deflasi di Kota Muara Bungo terjadi karena ada penurunan indeks harga pada empat kelompok pengeluaran yaitu Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 1,85 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,01 persen; Kelompok Transportasi sebesar 0,03 persen; serta Kelompok Rekreasi, Olahraga dan Budaya sebesar 0,04 persen," kata Wahyudin.

Komoditas utama yang memberikan andil terhadap deflasi Kota Muara Bungo di antaranya bawang merah, daging ayam ras, beras, ikan tongkol/ikan ambu-ambu, kentang, bawang putih, bayam, ayam hidup, gula pasir dan celana jeans pria.

Jika dibandingkan dengan 24 kota lainnya yang juga menghitung Indeks Harga Konsumen (IHK), terdapat lima kota yang mengalami inflasi dan 19 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pinang sebesar 0,34 persen dan terendah terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 0,06 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Pematang Siantar sebesar 0,76 persen dan terendah terjadi di Kota Gunung Sitoli sebesar 0,01 persen.

"Kota Jambi dan Kota Muara Bungo masing masing berada pada urutan ke-7 dan ke-20 antarkota se-Sumatera," pungkasnya.

Penulis: fitri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved