Breaking News:

Kapolres Lebih Dahulu Diberhentikan, Penanganan Karhutla Jadi Prioritas

Kapolres Batanghari, AKBP Dwi Mulyanto menyebutkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi prioritasnya saat ini.

Tribunjambi/Fadly
Kapolres Batanghari, AKBP Dwi Mulyanto menyebutkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi prioritasnya. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Kapolres Batanghari, AKBP Dwi Mulyanto menyebutkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi prioritasnya saat ini.

Pasalnya, ini telah menjadi instruksi Presiden dan Kapolri untuk mengatasi masalah karhutla. Sebab tahun sebelumnya karhutla telah menjadi masalah nasional.

"Ini telah menjadi atensi pimpinan tertinggi, Presiden dan Kapolri. Dimana jika ditemukan kasus tersebut maka Kapolda diganti. Dan sebelum Kapolda pasti Kapolresnya juga diganti," ujarnya.

Sebagai upaya pencegahan, Kapolres menjelaskan pihaknya telah melakukan sosialisasi ke masyarakat sejak dua bulan yang lalu. Hal ini bertujuan agar masyarakat mengingat bahwa karhutla bukan masalah sepele.

"Sudah kita lakukan sosialisasi sejak beberapa bulan yang lalu. Kemudian kita juga telah menggelar peralatan untuk mobilisasi pemadaman api. Ada sebagian mobil yang telah dimodifikasi untuk memadamkan api," jelasnya.

Bukan hanya mobil, kendaraan roda dua juga dimodifikasi sebagai penanganan pertama dalam masalah karhutla. Selanjutnya, Kapolres telah melakukan kroscek ke sejumlah perusahaan yang ada diwilayah Batanghari dalam persiapan sumber air baik alami maupun buatan, Senin (3/8).

"Baik yang alami ataupun buatan, di beberapa perusahaan ada. Selanjutnya Polda Jambi juga telah membuat program berupa aplikasi asap digital yakni adanya CCTV di titik tertentu di tiap kabupaten yang rentan dengan karhutla. Seperti Tanjabbar, Tanjabtim dan Muara Jambi yang sudah dipasang. Yang lain akan menyusul," beber Dwi Mulyanto.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah melakukan maping terhadap daerah di wilayah Batanghari yang rawan karhutla.

"Tim satgas Kargutla juga telah melakukan maping juga sudah dilakukan. Jadi di daerah itu akan standby tim TNI Polri juga," pungkasnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved