Jumat, 5 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Dosen Unja Manfaatkan Tanaman Herbal Jadi Hand Sanitizer

Sebenarnya sebagian masyarakat sudah mengetahui cara pembuatan hand sanitizer. Namun mengalami kesulitan dalam pembelian bahan-bahan kimia untuk pembu

Tayang:
Penulis: rida | Editor: rida
ist
Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas Jambi Dr Madyawati Latief mengatakan jenis herbal ini termasuk dalam jenis tanaman penghasil minyak atsiri yang memiliki kandungan senyawa aktif yang berpotensi sebagai antimikroba dan antibakteri. 

*Masyarakat Diajarkan Melalui Video Tutorial

TRIBUNJAMBI.COM- Siapa yang tidak kenal tanaman herbal seperti serai (cymbopogon citratus), sirih (piper betle) dan jeruk nipis (citrus aurantiifolia)?

Oleh sebagian masyarakat Kel.Mudung Laut Kecamatan Pelayangan sudah banyak dimanfaatkan sebagai bumbu penambah dalam masakan dan dijadikan sebagai air rebusan obat.

Hal ini dikarenakan tanaman tersebut memiliki khasiat yang luar biasa dalam kesehatan.

Namun ditangan sejumlah dosen Unja, tanaman herbal ini disulap menjadi handsanitizer.

Sebagian masyarakat Kel.Mudung Laut Kecamatan Pelayangan sudah banyak dimanfaatkan sebagai bumbu penambah dalam masakan dan dijadikan sebagai air rebusan  obat. 
Hal ini dikarenakan tanaman tersebut memiliki khasiat yang luar biasa dalam kesehatan.  Namun ditangan sejumlah dosen Unja, tanaman herbal ini disulap menjadi handsanitizer.
Sebagian masyarakat Kel.Mudung Laut Kecamatan Pelayangan sudah banyak dimanfaatkan sebagai bumbu penambah dalam masakan dan dijadikan sebagai air rebusan obat. Hal ini dikarenakan tanaman tersebut memiliki khasiat yang luar biasa dalam kesehatan. Namun ditangan sejumlah dosen Unja, tanaman herbal ini disulap menjadi handsanitizer. (ist)

Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas Jambi Dr Madyawati Latief mengatakan jenis herbal ini termasuk dalam jenis tanaman penghasil minyak atsiri yang memiliki kandungan senyawa aktif yang berpotensi sebagai antimikroba dan antibakteri.

"Melihat Potensi ini dan juga kondisi yang mengkhawatirkan dengan mewabahnya penyebaran Covid-19 secara massal yang terjadi belakangan di masyarakat maka tanaman herbal dapat dimanfaatkan menjadi hand sanitizer cairan antiseptik pembersih tangan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus," ungkapnya, Rabu (5/8).

Dijelaskannya, sebenarnya sebagian masyarakat sudah mengetahui cara pembuatan hand sanitizer. Namun mengalami kesulitan dalam pembelian bahan-bahan kimia untuk pembuatannya.

"Sehingga tim pengabdian menawarkan solusi dalam penggunaan bahan baku yakni mengganti bahan kimia dengan bahan baku tanaman herbal untuk dijadikan produk hand sanitizer," ujarnya.

Kegiatan itu telah dilasanakan pada 28 Juli 2020. Tim Dosen Fakultas Sains dan Teknologi UNJA telah melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di RT.01 Kel.Mudung Laut Kecamatan Pelayangan.

Karena kondisi pandemi, pelaksanaan kegiatan pengabdian kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Tim Pengabdian LPPM UNJA melakukan kegiatan sosialisasi dengan beberapa orang perwakilan masyarakat saja dan pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan aktif herbal menggunakan teknologi destilasi uap melalui video tutorial yang diterima oleh Ketua RT.01 Kaspul Anwar.

Ketua RT beserta masyarakat menyambut baik kedatangan pihak TIM PPM Universitas Jambi karena dengan adanya kegiatan ini maka masyarakat dapat lebih memanfaatkan ketersediaan dan kelimpahan tanaman herbal setempat seperti serai, sirih dan jeruk nipis.

"Pelaksanaan kegiatan pelatihan melalui video tutorial bertujuan untuk melatih masyarakat agar dapat mengetahui metode sederhana pembuatan hand sanitizer berbahan aktif herbal dengan memanfaatkan essential oil dari tanaman tersebut dengan teknologi Destilasi Uap,"tandas Madyawati Latief. (rep)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved