Breaking News:

Virus Corona

Meski Menggunakan APD Lengkap, Seorang Dokter Terjangkit Virus Corona, Kok Bisa?

Sebuah kisah seorang dokter yang terjangkit virus corona meski telah menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

ist
ilustrasi Seorang paramedis laboratorium menguji sampel virus corona (ilustrasi tak terkait isi berita) 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah kisah seorang dokter yang terjangkit virus corona meski telah menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Seorang dokter bernama Ardiles membagikan kisahnya yang terinfeksi virus corona.

Padahal, dirinya selalu mengenakan APD lengkap saat berada di rumah sakit.

Bahkan, ia mengaku tak pernah pergi ke mana-mana, ia hanya menghabiskan waktu di rumah sakit dan di indekosnya.

PETAKA! Istri Berduaan dengan Pria Lain di Ruko, Suami di Kediri Pilih Lapor Satpol PP

Ardiles mengungkapkan, dirinya pertama kali merasakan gejala batuk pada Jumat (21/7/2020).

 

Seleb TikTok Amerika Berduka, Donald Trump Berencana Blokir Aplikasi TikTok

Kemudian pada Sabtu (22/7/2020), dokter di salah satu rumah sakit di Jakarta Pusat itu mengalami demam yang tidak turun-turun, padahal ia sudah minum obat setiap 4 jam sekali.

Lantaran hal itu, ia akhirnya melakukan cek darah dan swab tes tenggorokan untuk mengetahui apakah dirinya terinfeksi Covid-19.

Ternyata dari hasil laboratorium menyatakan kondosinya normal, sehingga ia hanya diberi vitamin dengan dosis tinggi dan antibiotik untuk pertolongan pertama.

Setenar Miyabi, Artis Film Dewasa Jepang Ini Punya Kehidupan Kelam hingga Berujung Pensiun

Hasil CT Scan Thorax Ardiles. Yang dilingkari merah adalah Ground Glass Opacity (GGO) yang ada di beberapa penyakit salah satunya Covid-19.Translate Tweet
Hasil CT Scan Thorax Ardiles. Yang dilingkari merah adalah Ground Glass Opacity (GGO) yang ada di beberapa penyakit salah satunya Covid-19. Translate Tweet (Twitter @Ardilol)

Pada Minggu (23/7/2020), Ardiles merasakan badannya sudah enakan, tapi sekira pukul 14.00 WIB badannya kembali demam.

Kemudian keesokan harinya, Ardiles mulai merasakan anosmia, yaitu tidak bisa mencium bau apapun.

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved