Breaking News:

Brigjen Prasetijo Tersangka

Brigjen Prasetijo Jadi Tersangka Kasus Pelarian Buron Djoko Tjandra, Terancam Hukuman 6 Tahun

Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo sudah dicopot dari jabatannya.Kini, ia ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus pelarian buron DJoko Tjandra

Editor: Rahimin
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww
Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan terkait dicopotnya jabatan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim Polri dari Brigjen Pol Prasetijo Utomo dalam upacara di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (16/7/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM - Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo sudah dicopot dari jabatannya.

Kini, ia ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus pelarian buron kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali, Djoko Tjandra.

Bareskrim Polri menetapkan Prasetijo sebagai tersangka kasus pelarian Djoko Tjandar yang juga dikenal sebagai Joko Soegiarto Tjandra.

“Dari hasil gelar (perkara) tersebut maka hari ini kami menetapkan status tersangka untuk BJP PU," kata Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2020).

4 Juta Lebih ASN di Indonesia Bakal Terima Gaji ke13, Mereka-mereka Ini Yang Berhak Menerimanya

Gara-gara Uang Rp 10 Ribu, Nyawa Seorang Pria di Palembang Melayang Dihujani Pisau

Cerita Pilu Monika Gadis Pontianak Tertipu Mahar Rp 17 Juta Berujung Penyiksaan 10 Bulan di China

Prasetijo diduga telah membuat dan menggunakan surat palsu. Prasetijo pun dijerat Pasal 263 Ayat (1) dan (2) KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1e KUHP.

Terkait konstruksi hukum tersebut, penyidik menyita barang bukti berupa dua surat jalan, dua surat keterangan pemeriksaan Covid-19, serta surat rekomendasi kesehatan.

Djoko S Tjandra, saat tuntutan pidana dibacakan jaksa penuntut umum Antazari Ashar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 31 Juli 2008.
Djoko S Tjandra, saat tuntutan pidana dibacakan jaksa penuntut umum Antazari Ashar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 31 Juli 2008. (kompas.com)

"Terkait konstruksi pasal tersebut, maka tersangka BJP PU telah menyuruh membuat dan menggunakan surat palsu tersebut, di mana saudara AK dan JST berperan menggunakan surat palsu tersebut," tuturnya.

Prasetijo juga disangkakan Pasal 426 KUHP. Diketahui, Pasal 426 KUHP terkait pejabat yang dengan sengaja membiarkan atau melepaskan atau memberi pertolongan orang yang melakukan kejahatan.

Prasetijo diduga tidak menjalankan tugasnya sebagai anggota Polri atau penegak hukum karena telah membiarkan atau memberi pertolongan kepada Djoko Tjandra.

Harga Emas Batangan Antam Capai Rp 1 Juta per Gram, Cek Kisaran Harga bagi yang Ingin Menjualnya!

Prakiraan Cuaca Hari Ini Selasa 28 Juli 2020, Jambi Udara Kabur, Padang Hujan Lebat, Cek Kota Lain

Asmara Gisella Anastasia dan Wijin Goyah, Ternyata Mbak You Pernah Beri Peringatan Ini

Terakhir, Prasetijo disangkakan Pasal 221 Ayat (1) dan (2) KUHP karena diduga telah menghalangi penyidikan dengan menghilangkan sebagian barang bukti.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved