Breaking News:

Berita Sungai Penuh

Pelaku UMKM Kota Sungai Penuh Minta Pasokan BBM Subsidi Ditambah

Hal itu dikeluhkan pelaku UMKM, Pertanian dan Peternakan, di Kota Sungai Penuh dan Kerinci. Sebab mereka harus mengeluarkan biaya besar untuk membeli

Tribunjambi/Heru
Pelaku UMKM Kota Sungai Penuh Minta Pasokan BBM Subsidi Ditambah 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Terbatasnya pasokan BBM membuat pihak SPBU di Kota Sungai Penuh dan Kerinci membatasi penyaluran agar bisa merata.

Hal itu dikeluhkan pelaku UMKM, Pertanian dan Peternakan, di Kota Sungai Penuh dan Kerinci. Sebab mereka harus mengeluarkan biaya besar untuk membeli BBM jenis Dexlite.

Salah seorang pemilik rice miling (penggilingan padi) Kecamatan Tanah Kampung dikonfirmasi mengakui, pihaknya sering tidak dapat kebagian BBM Solar karena stok di SPBU Pelayang Raya di Batasi.

Dulu Terkenal Sebagai Pelawak, Sekarang Artis Ini Jual Siomay Gerobak, Intip Potret Vico Rahman

Musda DPD II Golkar Kota Jambi Berjalan Alot, Sempat Terjadi Perdebatan Antara Kedua Bakal Calon

ASN di Batanghari yang Berusia 50 Tahun Mendapat Dispensasi untuk WFH

"Ada beberapa kali saat antrean Solar sudah habis, terpaksa beli dexlite. Jika dexlite digunakan terus biaya operasional kami besar dan berdampak pada petani menggiling padi. Maka dari itu kita minta pertamina menambah BBM solar untuk kebutuhan pelaku UMKM di Sungaipenuh dan Kerinci," ujar Alni, Minggu (26/7/2020).

Dia menyebutkan, jumlah rice miling di kecamatan di Kota Sungaipenuh bisa mencapai 40 unit. Jika dikalikan 10 kecamatan dan ditambah lagi di Kabupaten Kerinci, tentu BBM subsidi tidak akan cukup.

"Banyak yang tidak kebagian jika solar di SPBU hanya sebanyak itu," ucapnya.

Terpisah, Supardi pemilik mobil angkutan barang di Kota Sungaipenuh menyampaikan, pihaknya selalu antrean bisa mendapatkan BBM Solar.

"Ya, kami sopir angkutan barang susah dapat BBM, jika dapat itu antre. Kadang-kadang sering solarnya habis. Maka kita minta pihak pertamina menambah pasokan lagi di SPBU Pelayang Raya ini," ucapnya.

Sementara, Sya'diah pemilik SPBU Pelayang Raya Kota Sungai Penuh dikonfirmasi soal pasokan BBM Subsidi mengatakan, pihaknya mendapat pasokan 14 ton BBM bio solar 1 hari.

"Memang pasokan kita terbatas dari pertamina, dan kita sudah usulkan penambahan. Mudahan ditambah pasokan kita oleh pertamina. Inikan kebutuhan UMKM, untuk pertanian, peternakan dan mobil angkutan barang," kata Sya'diah.

Terkait penyaluran, pihaknya membagikan BBM solar tersebut kepada pelaku UMKM, penggilingan padi, kopi dan yang punya surat dari pemerintah setempat.

"Kalau Pasokan kita 14 ton, 10 ton untuk kendaraan, 4 ton untuk pelaku penggilan padi, kopi, mesin pertanian. Memang banyak tidak dapat, karena stok kita terbatas. Paling SPBU butuh penambahan solar 8 Ton lagi per hari untuk ketahanan stok. Kalau penambahan 14 ton terlalu banyak," ucapnya.

Penulis: heru
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved