Breaking News:

Virus Corona

Direktur PT Bio Farma Buka-bukaan Mengapa Indonesia Pilih Vaksin Covid-19 dari Perusaahaan China

Direktur PT Bio Farma Buka-bukaan Mengapa Indonesia Pilih Vaksin Covid-19 dari Perusaahaan China

Kolase Freepik
Vaksin Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM - Kabar baik dari China yang disebut telah menciptakan vaksin untuk virus corona.

Dalam upaya menangani virus corona Covid-19, Indonesia pun memilih vaksin dari perusahaan China Sinovac.

Sementara itu, banyak dari negara lain yang juga melakukan penelitian yang sama untuk mengatasi covid-19.

Direktur PT Bio Farma Honesti Basyir menyampaikan alasan terkait pemilihan vaksin Covid-19 dari China.

Menurut dia, vaksin Sinovac dipilih karena pengembangannya berlangsung cepat.

Honesti menjelaskan, semua vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan di seluruh dunia akan melalui tahapan uji preklinis, uji klinis fase 1, fase 2 dan fase 3 sebelum mendapatkan ijin edar dari regulator masing-masing negara.

Menurut dia, saat ini rata-rata perusahaan produsen vaksin dunia baru mencapai tahap uji preklinis atau pun uji klinis fase 1.

Namun, Sinovac sudah menyelesaikan uji klinis fase 2.

Tak Terima Dikirimi Bunga Halu, Barbie Kumalasari Ngamuk ke Jennifer Jill ; Eh Elu Kali yang Halu

Punya Kosmetik Kadaluarsa Jangan Dibuang Ya! Lebih Baik Didonasikan untuk Make Up Jenazah

Bongkar Peruntungan 12 Zodiak Besok, Kamis 23 Juli 2020: Gemini Kreatif, Cancer Buat Cemburu Orang

"Vaksin dari Sinovac termasuk yang paling cepat pengembangannya, saat ini sudah selesai uji klinis tahap 2 dan akan berlanjut ke uji klinis tahap 3," kata Honesti kepada Kompas.com, Rabu (22/7/2020).

Di sisi lain, Honesti menegaskan bahwa Indonesia juga membutuhkan akses cepat terhadap ketersediaan vaksin.

Sebab, saat ini puluhan juta rakyat harus keluar rumah tiap hari untuk mencari nafkah dan mereka beresiko besar terpapar virus corona.

Seorang staf menampilkan sampel vaksin Covid-19 yang tidak aktif di pabrik produksi vaksin China National Pharmaceutical Group Co., Ltd. (Sinopharm) di Beijing, ibukota China, 10 April 2020.
Seorang staf menampilkan sampel vaksin Covid-19 yang tidak aktif di pabrik produksi vaksin China National Pharmaceutical Group Co., Ltd. (Sinopharm) di Beijing, ibukota China, 10 April 2020. (Zhang Yuwei / XINHUA / Xinhua via AFP)

Jadi Host, Luna Maya Bakal Satu Panggung dengan BTS, Ariel Noah jadi Pengisi Acara

BREAKING NEWS Polres dan Dinkes Tanjab Barat Mendadak Lakukan Rapid Test di Pelabuhan

Dikunjungi Banyak Tamu, Wanita yang Melahirkan tanpa Hamil Ini Syok dan Alami Stres

Egianus Kogoya Tertangkap? 2 Anggota KKB yang Ditembak TNI Satu Diantaranya Diduga Sang Dedengkot

"Kita butuh akses cepat untuk ketersediaan vaksin, karena ini peluang terbaik untuk kembali normal lagi," katanya.

Halaman
12
Editor: Andreas Eko Prasetyo
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved