Breaking News:

unik

Lihat Sebagian Hidung Patung Bersejarah Hilang? Itu Mungkin Bukan Kebetulan, Ini Kata Ilmuwan

Beberapa orang menganggap cara tersebut dapat memberi kekuatan lebih kepada roh.

National Geographic Indonesia
Banyak patung kuno mengalami kerusakan di bagian hidungnya. 

Kebanyakan benda-benda tersebut disimpan di makam atau kuil.

Ini dilakukan agar keturunan almarhum dapat ‘menyuapi’ leluhur mereka di akhirat dengan hadiah dan makanan.

Selain itu, manusia kerap mengirim persembahan kepada dewa sebagai balasan karena telah menjaga Mesir.

Ternyata Awal Mula Penemuan Antibiotik Berawal dari Roti Berjamur Mesir Kuno, Begini Penjelasannya

Beberapa orang menganggap cara tersebut dapat memberi kekuatan lebih kepada roh. Oleh karena itu, mereka–terutama para perampok makam–mencoba mengambil kekuatannya melalui aksi vandalisme.

Tanpa telinga, roh yang ada di dalam patung tidak akan mendengar doa. Tanpa lengan, ia tidak mampu menerima persembahan. Dan tanpa hidung, mereka dipercaya tidak akan bisa bernapas.

Para perampok makam mungkin sengaja merusak hidung patung kuno agar roh tidak bisa balas dendam kepada mereka.

Balas Dendam Diselingkuhi , Gadis Ini Nekat Kirim Bawang Merah 1 Ton ke Depan Rumah Pacar

Menurut Bleiberg, Mesir Kuno memiliki sejarah panjang mengenai perusakan citra manusia. Pada masa prasejarah misalnya, mumi-mumi sengaja dirusak. Kemudian, saat Kekristenan tiba, patung-patung, relief, serta ikon dewa Mesir Kuni sengaja dirusak untuk mencegah ‘setan kafir’ bangkit kembali.

“Perusakan merupakan gerakan simbolis yang kuat terkait dengan ketidakberdayaan, penghinaan, kehilangan identitas, dan rasa sakit,” katanya.

Meskipun motif aksi vandalisme tersebut belum diketahui dengan pasti hingga saat ini, tapi setidaknya kita tahu bahwa itu bukanlah kecelakaan–melainkan memang disengaja.

Artikel ini telah tayang di National Geographic Indonesia dengan judul Sebagian Besar Patung Kuno Kehilangan Hidungnya, Mengapa Itu Bisa Terjadi?

Editor: Jaka Hendra Baittri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved