Breaking News:

Ini Solusi UPTD SPAM Tanjabtim Atasi Krisis Air di Musim Kemarau

UPTD SPAM Tanjabtim, siap antisipasi krisis air bersih bagi warga di daerah yang belum teraliri SPAM.

Tribunjambi/Abdullah Usman
Kepala UPTD SPAM Tanjabtim Fauzan. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Unit Pelayanan Teknis Daerah Sistem Penyediaan Air Minum (UPTD SPAM) Tanjabtim, siap antisipasi krisis air bersih bagi warga di daerah yang belum teraliri SPAM.

Dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga, terutama warga yang menjadi langganan krisis air bersih saat musim kemarau. Berkaca dari itu UPTD SPAM siap penuhi permintaan air bersih untuk masyarakat.

"Salah satunya dengan cara pendistribusian air bersih yang akan dilakukan seoptimal mungkin dan juga akan dilakukan pendistribusian air dengan mobil tangki kepada wilayah yang belum masuk jaringan perpipaan," ujar Kepala UPTD SPAM Tanjabtim Fauzan, Jumat (17/7).

BREAKING NEWS Kasus Positif Covid-19 di Jambi Tambah 1 Total 126 Orang, Pasien Sembuh Total 98 Orang

BKSDA Jambi Gagalkan Pengiriman Ratusan Burung Gelatik Batu Ilegal, Burung dari Riau Tujuan Lampung

Ketersediaan air menjadi fokus penting guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat oleh karena  itu Pihak UPTD SPAM Tanjabtim akan tetap mengalirkan air bersih kepada konsumen secara optimal dengan berkaca pada pengalaman tahun tahun sebelumnya. 

"Beberapa desa maupun Kelurahan di Kecamatan Tanjabtim sebagian masih ada yang belum masuk jaringan perpipaan, dan belum teraliri air bersih, seperti contoh Desa Labuan Pering di Kecamatan Sadu dan semua desa di Kecamatan Kuala Jambi," jelasnya.

Lanjutnya, untuk menyiasati hal tersebut pihak UPTD SPAM akan menyediakan mobil tangki dalam mendistribusikan air bersih ke wilayah yang belum masuk jaringan perpipaan. 

"Itupun jika ada pengajuan dari masyarakat desa ataupun kelurahan, dengan terlebih dahulu melakukan pengajuan permintaan. Jika memang ingin mendapat bantuan pasokan air minum bersih agar titik lokasi distribusi di pastikan sehingga dapat akurat," bebernya.

"Pendistribusian akan difokuskan pada satu titik kumpul masyarakat, seperti di lapangan dan masyarakat juga telah siap dengan ember Jerigen, galon atau sejenisnya untuk menampung air yang akan di bagikan," tambahnya

Lanjutnya, sejauh ini ketersediaan air bersih masih terbilang aman, karena saat ini sumber air dari sungai dengan sistem penyulingan masih berjalan dengan lancar dan tidak mengalami kekeringan. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved