Breaking News:

unik

Tidak Disukai Belanda, Telur Asin Punya Sejarah Panjang di Masyarakat Kelas Bawah

Telur asin memang cenderung punya bau yang khas dan cukup tajam. Bau tersebut tidak disukai oleh kalangan elit bangsawan dan pemerintah kolonial.

Tribun Bali
Telur asin 

TRIBUNJAMBI.COM - Siapa sangka telur asin punya sejarahnya sendiri di Indonesia.

Telur asin kini menjadi khazanah kuliner Indonesia, memiliki sejarah panjang.

Sejarah telur asin di Indonesia bisa dirunut hingga masa kolonial awal abad ke-20.

Sejarawan Heri Priyatmoko menyebutkan bahwa telur asin merupakan hasil kreativitas masyarakat pesisir pulau Jawa dalam mengolah garam yang berlimpah di sekitar mereka.

Sepeda Lipat Dahon Ion, Tipe Madison 7 Speed Paling Murah

Menteri BUMN Bereaksi, Begini Nasib Petugas Kebersihan yang Menemukan Uang Rp 500 Juta Gerbong KRL

Ia sendiri mengaku belum mengetahui pada abad berapa tepatnya telur asin mulai muncul di Indonesia.

Tidak banyaknya catatan mengenai telur asin di Indonesia sebelum abad ke-20 karena telur asin bukanlah makanan yang biasa dikonsumsi oleh kalangan elit.

Sebaliknya, itu menunjukkan telur asin biasa dikonsumsi oleh masyarakat pribumi kelas bawah.

“Kalau itu makanan elit, dia pasti tercatat. Kalau tidak ya itu memang makanan rakyat yang hidup di pasar tradisional,” tutur Heri.

“Dia tidak pernah muncul dalam Rijstaffel, Kembel Bujono (pessta makanan besar elit Jawa). Tidak pernah hadir di situ, itu bisa ditafsirkan selain sebagai makanan rakyat, kedua karena dia baunya amis banget,” sambung dia.

Telur asin memang cenderung punya bau yang khas dan cukup tajam. Bau tersebut tidak disukai oleh kalangan elit bangsawan dan pemerintah kolonial Belanda.

Belasan Ribu Gerai di Seluruh Dunia, Dunkin Donuts Punya Rahasia Menjaga Pelanggan Setia

Sekolah di Masa New Normal, Al Haris: Anak Harus Dapat Izin dari Orangtua

Sinopsis Film Bean yang Tayang di GTV Malam Ini, Tingkal Konyol Mr. Bean Saat Menjaga Museum

Halaman
12
Editor: Jaka Hendra Baittri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved