Breaking News:

Komunitas

Saling Bantu Jual Produk, Transformasi Komunitas UKM dari Konvensional ke Online

Usaha Kecil Menengah (UKM) tengah dijalani banyak orang sebagai awal dari berbisnis. Bentuk usaha yang dijalani juga beragam

Penulis: Nurlailis
Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi/Nurlailis
Sebagian anggota Komunitas UKM saat berkumpul baru-baru ini. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Usaha Kecil Menengah (UKM) tengah dijalani banyak orang sebagai awal dari berbisnis. Bentuk usaha yang dijalani juga beragam dan kebanyakan adalah kuliner.

Di Jambi ada banyak UKM yang bernaung dalam komunitas UKM Kota Jambi. Menurut Sekretaris UKM Kota Jambi, Yudi UKM Kota Jambi juga sebagai tempat untuk sharring dan mentoring.

“Didirikannya UKM ini wujud transformasi, dimana para pelaku UKM ini yang sebelumnya berjualan secara konvensional sekarang menjadi online,” ungkapnya.

Dampak positif menjadi anggota UKM Kota Jambi ini, dari bekerja secara individu sekarang bekerja sebagai komunal. Salah satunya saling mendukung antar anggota dengan saling bantu memasarkan produk anggota.

Saat ini jumlah anggota ada 130 dari usia muda hingga tua. Jenis-jenis UKM juga beragam ada kuliner, craft, desain, fashion, sehingga ada banyak warna di sini.

“Kita tidak ingin memiliki pasar di Jambi saja, tapi inginnya bisa mengenalkan produk Jambi ke nasional dan internasional. Ini juga bentuk pengenalan produk Jambi ke luar,” pungkasnya.

Dijual Sampai Malaysia

KOMUNITAS UKM Kota Jambi diresmikan pada 5 Juli 2020. Meskipun tergolong baru kegiatan dari komunitas ini telah berjalan sejak setahun sebelumnya.

Bendahara UKM, Elia mengatakan komunitas ini bermula dari UMKM paguyuban pujakesuma.

Dari sana tergerak untuk mendirikan komunitas sendiri agar lebih menjangkau banyak orang.

“Kegiatan yang dilakukan juga sudah banyak, seperti mengikuti pameran, bazar, bersinergi dengan anak muda untuk pelatihan digital branding dan kami berfokus pada creatif digital,” ungkapnya.

Ia mengatakan, rata-rata produk UKM di komunitas ini adalah produk rumahan atau home made.
Merebaknya pandemi covid-19 ini juga membuat anggota merubah strategi penjualan menjadi online secara keseluruhan.

Untuk produk anggota sebelumnya pernah sampai di luar Jambi seperti Jawa Tengah dan Malaysia.

Saat ini jumlah anggota ada 130 dan masing-masing anggota minimal memiliki satu produk. Bagi yang ingin bergabung syarat wajib tentunya memiliki usaha apapun jenisnya. Info kegiatan UKM Kota Jambi lebih lanjut bisa lihat instagram @komunitasukmkotajambi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved