Breaking News:

Nasib Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung Melambat Akibat Pandemi Covid-19

Untuk ruas jalan menuju areal pelabuhan Ujung Jabung ini menurut Kapala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Jambi, Tetap Sinulingga mengatakan...

Penulis: Zulkipli | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Zulkifli
Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung di Tanjab Timur, Disulkan Masuk Program Tol Laut 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung berjalan melambat. Sejumlah kegiatan terkait pembangunan pelabuhan tahun ini terpaksa dikurangi volumenya bahkan ditunda.

Seperti pembebasan lahan dan peningkatan ruas jalan menuju pelabuhan yang dilakukan Dinas PUPR Provinsi Jambi awalnya dianggarkan Rp40 miliar, dipangkas menjadi Rp18 Miliar untuk refokusing anggaran penanganan Covid-19.

Untuk ruas jalan menuju areal pelabuhan Ujung Jabung ini menurut Kapala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Jambi, Tetap Sinulingga mengatakan, bahwa prosesnya masih panjang untuk selesai. Sebab di sana harus dibangun sebuah jembatan yang panjang nya mencapai lebih dari 500 meter.

Syafboni: Jika Pengurus Partai Mengundurkan Diri Harus Kembalikan KTA

VIDEO Luwu Utara Diterjang Banjir Bandang, Ini Jalur Alternatif Bisa Dilalui dari Palopo - Masamba

Siapa Sebenarnya Freddy Widjaya? Anak Bos Sinar Mas yang Tuntut Harta Warisan

"Untuk tahun ini dengan anggaran yang ada sebagaian kita masih melakukan pembebasan lahan, yang sudah bebas dikeraskan dengan penimbunan," sebutnya, Selasa (14/7/2020).

Menurut Tetap, untuk pembangunan Jembatan Sungai Rabut tersebut tidak bisa menggunakan APBD mengingat anggaran yang dibutuhkan cukup besar.

"Kita harapkan nanti ada bantuan APBN, kalau duit APBD tidak kuat. Kita sudah ajukan pembangunan jembatan itu dengan APBN mudah-mudahanlah disetujui, tahun depan sudah bisa dibangun. Karena apapun namanya kalau jembatan itu tidak ada pembangunan jadi terhambat," pungkasnya.

Usulan pembangunan Jembatan Sungai Rambut ke Kementrian PUPR diakui oleh pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah IV Jambi. Bahkan Bosar H Pasaribu selaku kepala BPJN IV mengatakan bahwa pihaknya sudah memasukkan usulan itu dalam ploting usulan anggaran tahun 2021.

Namun karena adanya relaksasi penanganan dampak Covid-19 tahun ini, dirinya pesimis hal itu bisa terwujud.

"Itu sudah kita usulkan, tetgantung dana lah, kalau tahun depan cukup mungkin bisa ditangani, tapi sepertinya berat," kata Bosar saat diwawancarai beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Bosar, dokumen perencanaan pembangunan jembatan yang dibuat oleh Pemprov Jambi sudah diterima oleh BPJN. Besaran anggaran yang diusulkan sebesar Rp280 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved