Breaking News:

Antisipasi Karhutla di Taman Nasional Berbak Sembilang, Manggala Agni Siapkan 30 Personil

Manggala Agni Brigade Karhut TNBS tingkatkan kesiapsiagaan dan waspada, terutama antisipasi karhutla

tribunjambi/abdullah usman
Danru Regu II tengah memperlihatkan kesiapan alat padam karhutla, khusus kawasan TNBS di Kecamatan Berbak Kabupaten Tanjabtim 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Memasuki musim kemarau ini, Manggala Agni Brigade Karhut TNBS tingkatkan kesiapsiagaan dan waspada, terutama antisipasi karhutla di kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS). 

Meski curah hujan masih terbilang tinggi terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada awal musim kemarau tahun ini Manggala Agni sebagai garda terdepan dalam penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang terus melakukan persiapan.

Kepala Manggala Agni Brigade Karhut TNBS Hepri Yuda melalui Danru Regu II, Septian mengatakan, guna mengantisipasi sejak dini terjadinya karhutla di kawasan TNBS beberapa langkah dan upaya telah dipersiapkan.

4 Kabupaten di Jambi Zona Hijau, Nadiem Makarim Membolehkan Untuk Belajar Tatap Muka 13 Juli

Ini Panduan Lengkap Kemenag Soal Melaksanakan Salat Idul Adha Tahun Ini di Tengah Pandemi Covid-19

Kanit Reskrim Polsek Utan Ditusuk secara Bertubi-tubi Hingga Tewas

"Saat ini kita tengah meningkatkan patroli rutin terutama di kawasan kawasan yang menjadi perhatian kita. Ada 30 personil yang kita siapkan dibagi menjadi dua regu," ujarnya kepada Tribunjambi.com, Minggu (12/7/2020).

Selain kesiapan kesiapan personil, kita juga persiapkan beberapa peralatan pendukung seperti alat mesin maxstri sebanyak empat buah. Di mana, mesin tersebut memang menjadi andalan kita saat pemadaman.

Itu, katanya, di luar peralatan pemadaman lainnya, yang sebagian sudah diturunkan ke lokasi rawan kebakaran.

Danru Regu II tengah memperlihatkan kesiapan alat padam karhutla, khusus kawasan TNBS di Kecamatan Berbak Kabupaten Tanjabtim
Danru Regu II tengah memperlihatkan kesiapan alat padam karhutla, khusus kawasan TNBS di Kecamatan Berbak Kabupaten Tanjabtim (tribunjambi/abdullah usman)

"Sehingga, saat dibutuhkan langsung dapat tertangani, juga dalam memonitor titik hotspot kita dibantu dengan satu menara pantau," katanya lagi. 

Menurutnya, sejauh ini untuk kawasan kawasan rawan karhutla di seputaran TNBS memang ada beberapa titik. Diantaranya di Desa seputaran kawasan. Desa air hitam laut, Sungai sayang, Cemara, Labuhan Pering sampai dengan perbatasan Palembang (sungai benuh). 

BREAKING NEWS PKS Resmi Dukung Fikar dan Yos Adrino di Pilwako Sungai Penuh

Jalan Rusak Menuju Situs Rangkayo Hitam Segera Diperbaiki, Camat: Pengerasan Atau Jalan Tipe B

Sudah Ditetapkan Pemerintah, Ini Besaran Uang Pensiun PNS, Bisa Mencapai Rp 4 Juta Lebih

"Saat ini patroli memang menjadi langkah taktis untuk penanganan pencegahan awal karhutla, maka dari itu saat ini kita tengah meningkatkan patroli rutin," ujarnya.

Menurutnya, sepanjang 2020 ini pihaknya belum ada memonitor atau terpantau karhutla terjadi di Kawasan TNBS atau sekitarnya. Selain itu pihaknya juga terbantu dengan adanya modifikasi cuaca yang dilakukan oleh pihak kementrian bersama TNI Polri pada Juni lalu.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved