Breaking News:

Guru Wanita Tewas Telanjang di Ember, Sempat Diperkosa hingga Dirampok dengan Pemuda 18 Tahun

EY yang merupakan seorang guru SD di Banyuasin, Sumatera Selatan itu tak hanya dibunuh, tetapi juga sempat diperkosa, hingga dirampok pelaku.

Editor: Tommy Kurniawan
ist
Ilustrasi 

Muhammad Gani (57), kakak kandung korban mengatakan, barang beharga milik adiknya yang hilang itu adalah dua unit ponsel dan laptop. Seluruh barang itu diduga kuat dibawa kabur oleh pelaku.

"Laptop, printer, handphone hilang. Kemungkinan itu yang diambil pelaku," kata Gani saat ditemui di depan ruang jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, Kamis (9/7/2020).

Menurut Gani, ia mendapatkan kabar korban meninggal sekitar pukul 09.00 WIB setelah dihubungi oleh keluarganya. Setelah itu, ia langsung menuju ke rumah korban untuk membantu proses evakuasi.

Ketika ditemukan, kondisi tubuh korban dimasukkan ke ember dan lehernya dijerat dengan ikat pinggang.

"Saya yang angkat jenazahnya tadi, kondisinya sudah kaku,"ujarnya.

Gani tak sedikit pun mendapatkan firasat adik ketiganya tersebut akan meninggal dengan kondisi tragis.

Sebab, pada Selasa (7/7/2020) EY masih membuat status Whatsapp berupa foto bersama guru di tempatnya bekerja.

"Saya tinggal di Palembang, korban ini di Banyuasin sendirian. Dengan suaminya sudah pisah sejak tujuh tahun lalu, saya harap pelakunya cepat tertangkap," ungkapnya.

Informasi terbaru menyebutkan bahwa pelaku sudah ditangkap.

Dia adalah tetangganya sendiri berinisial AR.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kejahatan Keji Pemuda 18 Tahun: Perkosa, Bunuh dan Rampok Guru SD"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved