Berita Bungo

Berstatus DPO Kasus Narkotika, Oknum ASN Bungo Aktif Masuk Kantor

Ia masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Bungo atas kasus narkotika 2019 lalu. Bahkan berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum ASN...

surya/m. sudarsono
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABUNGO - Satu orang warga Kabupaten Bungo berisinisial AS berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ia masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Bungo atas kasus narkotika 2019 lalu. Bahkan berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum ASN tersebut saat ini aktif masuk kantor.

Berdasarkan keterangan Zamroni, Camat Muko Muko Bathin VII mengungkapkan bahwa AS saat ini mulai aktif bekerja di kecamatan.

Beredar Foto Nicholas Saputra di Buku Tahunan SMA, Cerita Pengunggah yang Menemukan Foto Legendaris

Pendatang Masuk ke Kota Jambi Harus Perlihatkan Surat Rapid Test

Di Sidang Lanjutan Kasus Narkob lucinta Luna, Keterangan Petugas Lab BNN Untungkan LL

Sebelumnya DPO tersebut bekerja sebagai sekretaris desa di salah satu desa. Namun untuk pembinaan Zamroni mengatakan ASN tersebut ditugaskan sebagai staf di kecamatan.

Dia mengakui, bahwa dalam beberapa bulan sebelumnya oknum ASN tersebut tidak masuk kerja. Oleh karena itu, sejak menjabat sebagai camat Muko Muko Bathin VII, pihaknya menariknya dan ditugaskan di kecamatan.

"Sempat nggak masuk enam bulan, sekarang mulai aktif sebagai staf di kecamatan bukan Sekretaris Desa lagi," katanya, Kamis (9/7/2020).

Terpisah, Wahyu Sarjono, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bungo mengaku tidak mengetahui adanya ASN yang tidak masuk kerja. Sebab tidak ada laporan dari kecamatan ataupun pihak desa.

"Kita nggak tahu, tidak ada laporan dari kecamatan atau desa," katanya.

Terkait ASN yang berstatus DPO, Wahyu juga mengakui tidak mengetahui hal tersebut. Bahkan pihaknya tidak ada menerima surat dari Satresnarkoba Polres Bungo.

Sementara itu Septa Handoko, Kasat Resnarkoba Polres Bungo mengungkapkan pihak Polres Bungo telah mengirimkan surat keterangan DPO.

Surat tersebut dikeluarkan setelah pemerintah Kabupaten Bungo melalui BKPSDM mempertanyakan status terhadap ASN tersebut.

"Kita sudah keluarkan surat keterangan DPO," katanya singkat di ruangannya.

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved