Breaking News:

Usaha Antisipasi Penyebaran Corona

Terkait Adanya Penolakan Warga Pembongkaran Ahan, Sekda Ucapkan Alhamdulillah

Terkait adanya penolakan dari warga tersebut, Pj Sekda Kerinci, Asraf dikonfirmasi menanggapinya dengan santai.

Terkait Adanya Penolakan Warga Pembongkaran Ahan, Sekda Ucapkan Alhamdulillah
IST
Pemasangan penangkar ikan di Sungai Batang Merangin dan Danau Kerinci, kian marak

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Warga Pulau Pandan dan Karang Pandan menolak membongkar Ahan (komponen perangkap ikan) yang diminta oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Bahkan mereka merasa tersinggung jika Ahan disebut sebagai penyebab tak lancarnya aliran air serta rusaknya lingkungan dan ekosistem.

Terkait adanya penolakan dari warga tersebut, Pj Sekda Kerinci, Asraf dikonfirmasi menanggapinya dengan santai.

5 Fitur Baru WhatsApp yang Bakal Dirilis - Dark Mode pada WA Desktop, Stiker Animasi hingga VC Group

Percaya Dapat Terlindung Dari Corona, Suami Istri Rusia Ini Bangun Piramida di Belakang Rumah

Obati Rindu Pada Ashraf Sinclair, BCL Unggah Video Momen Pertemuan Pertama dengan Sang Suami

Ia mengucapkan Alhamdulilah dan terima kasih dengan adanya tanggapan dari masyarakat.

"Alhamdulillah kalau memang itu murni dari tanggapan masyarakat kito. Terima kasih ya," jawab Pj Sekda saat dikonfirmasi tribunjambi.com via WhatsApp, Kamis (2/7/2020).

Diketahui dalam surat pemerintah kabupaten Kerinci tertanggal 23 Juni 2020, menyebutkan bahwa saat ini marak masyarakat membangun Ahan di Sungai Batang Merangin. Sehingga menyebabkan rusaknya lingkungan hidup dan ekosistem.

Untuk itu masyarakat diminta membongkar secara suka rela Ahan yang telah dibangun di Sungai Batang Merangin.

Melarang masyarakat membangun Ahan di Sungai Batang Merangin sampai dengan batas waktu yang akan dikonfirmasi lebih lanjut.

Penulis: heru
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved