Pelaku Pembacokan Diringkus Polisi
Mustafa Bacok Korban Hingga Tewas, Karena Rokok Sering Tertukar
Usai diamankan petugas Satreskrim polres Tanjabtim, Mustafa (35) warga alang alang menjadi tersangka tunggal pembunuhan tetangganya dengan keji.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Berawal dari permasalahan rokok kerap tertukar dengan korban, Mustafa berdalih bacok kepala dan punggung M Jakfar karena reflek.
Usai diamankan petugas Satreskrim polres Tanjabtim, Mustafa (35) warga Desa Alang Alang Kabupaten Tanjabtim menjadi tersangka tunggal pembunuhan tetangganya dengan keji.
Di hadapan polisi, ia beberkan kronologis kejadian. Mustafa mengaku, bahwa memang permasalahannya dengan korban, dipicu karena kesalahpahaman soal rokok, bukan karena masalah lain atau dendam.
• Surat ke Jokowi Tak Berhasil, Nuraida Hanum Otak Pembunuhan Hakim Jamaluddin Divonis Hukuman Mati
• Seluruh Tim Pemenangan Pilkada Jambi Menunggu Rekomendasi Partai untuk Mencari Koalisi
• Peringati Hari Bhayangkara ke-74, Polres Muarojambi Berikan Penghargaan Kepada Personil Berprestasi
Bahkan dirinya mengaku, saat membacok Jakfar hingga menyebabkan korban meninggal terjadi secara tiba-tiba dan reflek, dan karena korban meneriaki pelaku dari luar mengajak duel.
"Jafar menyuruh saya keluar, katanya kalau kamu berani keluar kita bertujah, itu katanya," ujarnya.
Karena korban sudah sangat marah, Mustafa sempat cemas dan berencana ingin melarikan diri saja. Nahas saat pintu dibuka ternyata korban sudah menunggu didepan pintu.
"Karena kaget secara reflek langsung membacok korban dengan parang," pungkasnya.