Karhutla Jambi sudah Mulai

BREAKING NEWS Tiga Kecamatan di Muarojambi Rawan Karhutla, Ini Kata Kapolres

Dari pemetaan tersebut ada tiga Kecamatan di Muarojambi yang masuk daerah rawan karthutla, yaitu ...

Tribun Jambi/Hasbi Sabirin
Kapolres Muarojambi, AKBP Ardiyanto Kapolres Muarojambi, AKBP Ardiyanto 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Polres Muarojambi sudah melakukan pemetaan daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Muarojambi.

Dari pemetaan tersebut ada tiga Kecamatan di Muarojambi yang masuk daerah rawan karthutla, yaitu Kecamatan Kumpeh Ulu, Kumpeh Ulir dan Kecamatan Sungai Gelam.

Hal ini dikatakan Kapolres Muarojambi, AKBP Ardiyanto, ini berdasarkan pengalaman pada tahun sebelumnya menjadi kawasan terparah karhutla karena daerah tersebut banyak titik apinya.

"Karena setiap tahun saat musim kemarau tiba selalu saja terjadi kebakaran lahan baik itu berupa lahan masyarakat maupun kawasan lahan kosong atau lahan belukar," jelasnya Selasa (30/6/2020).

Adegan Drama Korea Its Okay To Not Be Okay Dinilai Melecehkan Secara Seksual

Detik-detik Via Vallen Menangis Lihat Mobilnya Gosong Dibakar Orang: Awas Kamu, Kena Kamu Habis Ini

Sebelum Pesta Seks Dua PSK Online Pesta Sabu Dengan Pria Yang Membokingnya, Tak Berkutik Ditangkap

Kemudian ketiga kecamatan ini banyak lahan gambut serta hutan dan kebun yang mudah terbakar.

Ia juga mengatakan dengan adanya pemetaan supaya penanganannya bisa tepat sasaran pihaknya juga sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengatasi karhutla agar tidak terjadi lagi di Muarojambi.

Di antaranya bersinergi dengan semua lapisan masyarakat menginventarisi peralatan pemadam kebakaran dan perusahaan wajib membuat kanal kanal sebagai tempat sumber air.

Pihaknya bersama TNI dan BPBD juga akan mendirikan enam titik pos pantau disamping terus melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat dan perusahaan perkebunan akan bahaya kebakaran lahan dan hutan.

Kapolres meminta masyarakat agar tidak lagi membuka lahan perkebunan dengan cara membakar sebab dampak yang ditimbulkan akibat karhutla berdampak sangat luas.

Apabila ditemukan masyarakat yang melakukan bukan lahan dengan cara membakar nanti kita kenalan sangsi pidana. (Hasbi Sabirin / tribunjambi.com)

Download Lagu MP3 Nella Kharisma dan Via Vallen, Ada Video Terbaru Spesial Banyu Moto Disini

Terbukti Bersalah Terima Suap Rp 11 Miliar, Mantan Menpora Ini Divonis 7 Tahun Penjara

Rencana Sekolah Tatap Muka, Disdik Sungai Penuh Akan Surati Gugus Tugas Covid-19

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved