Breaking News:

Virus Corona

Indonesia Disebut Pusat Penularan Baru Covid-19, Yurianto Sarankan Masyarakat Harus Disiplin

media internasional mengulas tentang Indonesia yang bisa menjadi hotspot atau pusat penularan baru Covid-19.

China Daily, Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Ilustrasi pasien virus corona (kiri), Jubir Pemerintah Indonesia, Achmad Yurianto (kanan) 

TRIBUNJAMBI.COM - Angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia terus mengalami lonjakan. 

Bahkan, media internasional mengulas tentang Indonesia yang bisa menjadi hotspot atau pusat penularan baru Covid-19.

Hal itu mendapat tanggapan dari Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto.

Ia mengatakan, masyarakat harus disiplin beradaptasi dengan kebiasaan baru agar selalu aman dari risiko penularan Covid-19.

"Lakukan adaptasi kebiasaan baru jika ingin produktif. Pada intinya harus aman dari Covid-19," ujar Yuri saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (27/6/2020).

Muncul ke Publik, Putri Cantik John Kei Kaget Apa Yang Sudah Dilakukan Papanya

Rumah Tangga Laudya Cynthia Bella dan Engku Emran Dikabarkan Retak, Erra Fazira tak Mau Ikut Campur

VIRAL, Dokter di Puskesmas Selingkuh dengan Berondong, Ketahuan Suami Lewat Chat Mesra di WA

Menurut Yuri, produktif tetapi aman dari Covid-19 merupakan hal yang mutlak. Dengan begitu, meluasnya penularan virus pada masa new normal bisa ditekan.

Yuri mengingatkan, aktivitas luar rumah yang sudah boleh dilakukan masyarakat hanyalah yang sifatnya produktif. Jika aktivitas tersebut masih bisa ditunda atau tidak diperlukan, masyarakat tetap diminta tinggal di rumah. Hal ini demi mencegah rantai penularan Covid-19.

"Aktivitas di luar rumah semata-mata hanya untuk kepentingan produktivitas kita. Bukan berarti kepentingan-kepentingan yang bisa ditunda, yang tidak perlu dilakukan, masih kita paksakan untuk kita lakukan," kata dia.

Ilustraso Virus Corona di Indonesia
Ilustraso Virus Corona di Indonesia (Shutterstock)

Yuri mengatakan, seandainya pun ingin kembali produktif di luar rumah, masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sebelumnya, Yurianto juga mengatakan, ada tiga lokasi yang rawan menjadi titik-titik baru penularan Covid-19 berdasarkan kajian ahli.

Halaman
12
Editor: Rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved