Rekomendasi Saham

Analis Rekomendasikan 6 Saham, IHSG Berpeluang Menuju Level Resistance Terdekat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,15% ke level 4.904,09 pada Jumat (26/6). Untuk perdagangan Senin (29/6),

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pras.
Karyawan mengamati layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (26/6). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 7,36 poin atau 0,15 persen di level 4.904,09 pada perdagangan akhir pekan ini. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,15% ke level 4.904,09 pada Jumat (26/6). Untuk perdagangan Senin (29/6), analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama memprediksi, IHSG berpeluang menuju level resistance terdekat.

Berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua berada pada rentang 4.865,27 hingga 4.778,71.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua berada di kisaran 4.975,54 dan 5.097,14.

Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. "Namun demikian, masih terlihat pola bullish inside bar candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG," kata Nafan dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Minggu (28/6).

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor antara lain: Pertama, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), pergerakan harga APLN telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju level resistance pertama masih terbuka lebar. Nafan merekomendasikan akumulasi beli APLN pada area Rp113 - Rp116 dengan target harga secara bertahap di level Rp118, Rp125, Rp141, dan Rp156 dengan support Rp113 dan Rp109.

Kedua, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI). Pergerakan harga ASRI telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju level resistance pertama masih terbuka lebar. Investor dapat melakukan akumulasi beli ASRI pada level Rp128 - Rp130 dengan target harga secara bertahap di level Rp136, Rp144, Rp164, dan Rp182 dengan support Rp125 dan Rp120.

Ketiga, PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Pergerakan harga GGRM telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju level resistance pertama masih terbuka lebar. Nafan merekomendasikan akumulasi beli pada area Rp46.500 - Rp46.900 dengan target harga secara bertahap di level Rp48.700 dan Rp66.125 dengan support Rp44.575.

Selanjutnya, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI).

Pergerakan harga GMFI telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju level resistance pertama masih terbuka lebar. Investor dapat akumulasi beli GMFI pada area Rp83 - Rp85 dengan target harga secara bertahap di level Rp87, Rp96, dan Rp105 dengan support Rp83, Rp80, dan Rp78 per saham.

Kemudian, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN). Pergerakan harga MAIN masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Nafan merekomendasikan akumulasi beli pada area Rp560 - Rp570 dengan target harga secara bertahap di level Rp585, Rp615, Rp650, Rp735 dan Rp820 dengan support Rp545 dan Rp520.

Terakhir, PT Medco Energi International Tbk (MEDC). Pergerakan harga MEDC telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju level resistance pertama masih terbuka lebar. Investor dapat akumulasi beli pada area level Rp446-Rp450 dengan target harga secara bertahap di Rp456, Rp525, Rp595, dan Rp665.

Berita ini sudah tayang di laman Kontan.co.id dengan judul: IHSG diprediksi menguat, berikut rekomendasi saham untuk perdagangan Senin (29/6)

Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved