Status Zona Corona di Jambi

Jika Pesta Pernikahan di Bungo Tidak Sesuai Protokol Kesehatan, SE Bupati Akan Dievaluasi

Surat Edaran (SE) Bupati Bungo tentang penyelengaraan ibadah, dan pelaksanaan pesta perkawinanan masih dalam tahap evaluasi.

tribunjambi/darwin sijabat
Koordinator gugus covid-19 Bungo, Tobroni Yusuf (tengah) 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Darwin Sijabat

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Tim gugus tugas covid-19 Kabupaten Bungo mengatakan, Surat Edaran (SE) Bupati Bungo tentang penyelengaraan ibadah, dan pelaksanaan pesta perkawinanan masih dalam tahap evaluasi.

Ko0rdinator gugus covid-19 Bungo, Tobroni Yusuf menyebutkan, beberapa poin dalam SE tersebut bisa saja dihapus jika nantinya akan berdampak negatif pada penanganan covid-19 di Kabupaten Bungo.

"SE ini akan terus dievaluasi. Terutama tentang penyelenggaraan pesta pernikahan. Jika nantinya berjalan tidak sesuai protokoler kesehatan, maka bisa saja ditarik kembali ," ucap Tobroni Yusuf, dalam konferensi pers bersama media, Rabu (24/6/2020) lalu.

Ibadah Haji 2020 Dibatalkan, Ratusan Calon Jamaah Haji Kerinci Diminta Tetap Mempersiapkan Diri

Tak Lagi Disimpan, Dory Harsa Berbalas I Love You dengan Nella Kharisma

Sempat Disebut Sebagai Orang Ketiga, Desy Ratnasari Muncul dengan Kabar Gembira Soal Anaknya

Meskipun diperbolehkan pesta perkawinan, kata Tobroni banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Diantaranya, pemilik acara wajib mendapat izin keramaian dari kepolisian. Jika tidak sesuai aturan yang ditentukan, maka pemilik acara bisa mendapatkan sanksi.

"Tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Jumlah tamu dibatasi dan harus datang dengan bergiliran. Tim gugus sendiri juga akan melakan pemantauan pada acara tersebut. Jadi tidak dibiarkan begitu saja," ujarnya.

Terkait hiburan musik, lanjut Tobroni, tidak akan diperbolehkan baik siang maupun malam. Pertimbangannya, jumlah masa akan sulit terkontrol dan akan datang dan berkumpul dengan jumlah yang banyak.

"Sebenarnya hiburan musik tidak diperbolehkan siang maupun malam. Poin dalam SE tersebut akan direfisi. Kita juga menyayangkan tidak ada koordinasi lebih dulu sebelum SE tersebut dikeluarkan ," katanya.

Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Bungo, Mashuri sudah megeluarkan surat edaran tentang penyelengaraan ibadah, dan pelaksanaan pesta perkawinanan di Kabupaten Bungo pada Selasa (23/6) lalu.

Surat edaran tersebut meneruskan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 29 tahun 2020 tentang pedoman menuju tatanan normal baru produktiv aman covid-19. Ada beberapa poin yang ditentukan dalam surat tersebut.

Halaman
12
Penulis: Darwin
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved