TNI AL Palembang Tingkatkan Pengawasa Jalur Rawan Penyeludupan di Jambi

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang terus berupaya meningkatkan pengawasan dan pengamanan jalur perlintasan perairan di wilayah Jambi.

Tribunjambi/Fadly
Posmat TNI AL Nipah Panjang gagalkan penyelundupan 20 ribu baby lobster. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang terus berupaya meningkatkan pengawasan dan pengamanan jalur perlintasan perairan di wilayah Provinsi Jambi dengan berpatroli secara rutin.

Patroli rutin tersebut dilakukan pada jalur yang rawan digunakan untuk terjadinya penyelundupan barang ilegal, satwa langka dan narkoba yang masuk ke wilayah Provinsi Jambi.

Komandan Pangkalan TNI-AL (Danlanal) Palembang, Kolonel Laut, (P) Saryanto mengatakan, Patroli tersebut akan gencar dilakukan.

Nilai Bantuan untuk Petani Kelapa Sawit di Jambi Meningkat, Jadi Rp 30 Juta Per Hektare

Relaksasi Pendidikan, Wali Kota Jambi Rancang Aturan Ini Agar Siswa Bisa Masuk Sekolah

Kasus Kekerasan pada Anak di Bungo Meningkat, Ternyata Hal Ini Jadi Penyebabnya

Dia menegaskan, pihaknya tidak pandang bulu dan langsung menindak segala jenis pelanggaran dan tindak pidana kejahatan.

Untuk mendukung kinerja anggotanya dalam menjalankan tugas, mengawasi perairan, yakni perairan Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan, Saryanto mengatakan, saat ini pihaknya telah didukan dengan sejumlah armada kapal Republik Indonesia.

"Jika ada pelanggaran kita akan tindak tegas, dan anggota sudah disediakan beberapa armada," tegas Saryanto, Kamis (25/6) sore.

Sejauh ini, kata Saryanto, pihaknya telah berhasil menggagalkan penyelundupan ribuan benih lobster, rokok ilegal serta barang-barang ilegal lainnya.

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved