Berita Tanjab Timur

Investasi di Tanjabtim Meningkatan Saat Pandemi, Investor Banyak Ajukan ke Sektor Kesehatan

Kabid Pengembangan DPMPTSP Tanjabtim, Widji Jadmiko kepada tribunjambi.com menuturkan, hingga kini pihaknya masih terus menerima pengajuan izin invest

Tribunjambi/Abdullah Usman
Ilustrasi aktivitas pelayanan medis di Tanjabtim 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Meski di masa pandemi, saat ini perkembangan investor di Kabupaten Tanjabtim mengalami peningkatan. Salah satunya usaha medis menjadi sektor yang paling mendominasi.

Kabid Pengembangan DPMPTSP Tanjabtim, Widji Jadmiko kepada tribunjambi.com menuturkan, hingga kini pihaknya masih terus menerima pengajuan izin investor.

Dimana pengajuan tersebut beragam, dari kalangan usaha kecil baik mikro, maupun usaha perkebunan yang menjadi investor cukup besar di Kabupaten Tanjabtim saat ini.

Diduga Rugikan Negara Hingga Rp 12,157 Triliun, Kejagung Tetapkan 13 Perusahaan Jadi Tersangka

Video Viral Melamar Kerja Pakai Resume Video TikTok, Ini Cerita Dibalik Pembuatannya

Mediasi PHK Massal PT APTP Sarolangun Jalan Buntu, Perusahaan tak Kuat Bayar Pesangon Karena Ini

"Semua pengajuan usaha baik kecil besar termasuk dalam kategori investor. Tidak dilihat dari besar kecil usaha yang diajukan karena setiap usaha yang diajukan memiliki nilai investor," jelasnya, Kamis (25/6/2020).

Lanjutnya, dengan dampak masa pandemi, terkait investor memang fluktuatif namun tergantung dari sektornya. Investor yang menurun kebanyakan dari usaha mikro meskipun prosesnya sudah secara online.

Penyebabnya tidak lain, keterbatasan pemahaman pelaku usaha tadi (calon investor) dalam melakukan perizinan secara online termasuk juga permasalahan sarana.

"Kebanyakan pengurangan pengajuan ini dari sektor usaha menengah kebawah, sementara sektor menengah keatas sudah 50 persen memahami," jelasnya.

Lanjutnya, namun jika dipresentasikan penurunan investor dari tahun sebelum pandemi, mengalami penurunan lebih banyak pengajuannya.

Dimana pengajuan yang paling banyak masuk terkait izin praktek bidan dan tenaga medis lain biasanya pengajuan berkelompok (kolektif) dan juga pengajuan IMB perusahaan.

"Terkait pengajuan izin praktek dan tenaga bidan ini memang cukup mendominasi pada sebulan terakhir, tidak tahu apakah pengaruh pandemi atau tidak," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved