Breaking News:

Pemilihan Rektor UIN Diduga Terjadi Suap, Aktivis Minta KPK Usut Tuntas

KPK diminta untuk menelisik lagi pejabat di Kementerian Agama (Kemenag) yang disinyalir terlibat dalam jual beli jabatan

Editor: Rahimin
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUNJAMBI.COM - Diduga terjadi jual beli jabatan rektor di Universitas Islam Negeri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk menelisik lagi pejabat di Kementerian Agama (Kemenag) yang disinyalir terlibat dalam jual beli jabatan rektor. 

Kasus ini diminta untuk KPK mengusutnya, agar nama baik dan reputasi perguruan tinggi Islam terjaga dengan baik.

Aktivis dan pemerhati korupsi Bahar Hakim mengatakan, kasus ini memang harus diusut sampai tuntas, karena nama baik dan reputasi kampus atau perguruan tinggi Islam harus dijaga dengan baik.

Tetap Gelar Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Ini 4 Alasan Dari Komisioner KPU

Gagal Lukai Wakapolres Dengan Arit, OTK Tewas Setelah Ditembak Tiga Kali, Ajudan Luka Robek di Leher

Selain Puluhan Ribu Positif Covid-19, di Indonesia Juga Terjadi 64.251 Kasus Demam Berdarah

"Di tengah pendemi Covid-19 yang masih marak, KPK bisa melanjutkan kembali pemeriksaan kasus dugaan suap pengangkatan pejabat rektor di UIN," kata Bahar Hakim kepada wartawan di Jakarta, Minggu (21/6/2020).

Menurutnya, komisi anti rasuah sudah pernah memanggil beberapa calon dan rektor UIN dan kasusnya mendapat perhatian dari masyarakat. 

Mereka diperiksa untuk mendalami kasus jual beli jabatan di Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur yang menjerat mantan Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy. 

Tetapi, pemeriksaan berhenti setelah maraknya pandemi Covid-19 di Indonesia.  "Saya kira masyarakat menunggu dan bertanya-tanya hasil pemeriksaan KPK terhadap nama-nama calon rektor dan rektor tersebut," kata Bahar.

Suasana Mencekam Saat Penangkapan John Kei, warga Dengar Puluhan Kali Suara Tembakan

Siapa Sebenarnya John Kei, Preman Paling Seram di Nusakambangan: Saya Merasa Jago Kalau Bunuh Orang!

MOJOK BISNIS Tribun Jambi Bongkar Strategi Bank Jambi & Bisnis Digital Saat New Normal

Sementara itu, pengamat dan penggiat anti korupsi Adilsyah Lubis mengingatkan, rektor merupakan jabatan mulia dalam dunia pendidikan yang penuh kejujuran. Bahkan dengan asas kejujuran, kampus juga menara gading ilmu pengetahuan.

"Sehingga jika ada rektor justru menyuap untuk meraih jabatannya, saya kira keterlaluan, blunder," ujar Adilsyah.

Adilsyah sependapat, dugaan suap yang melibatkan pejabat Kementerian Agama harus diselediki sampai tuntas. "Perkara ini bisa dituntaskan dan diselidiki ke akar-akarnya," tegas Adilsyah.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan Rektor UIN

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved