Mojok Tribun Jambi

Mojok Tribun Jambi; Perkuat Transaksi Digital di Tengah Covid-19

Kebijakan masing-masing negara juga Pemerintah Daerah yang mengambil antisipasi untuk pencegahan covid-19 mengubah perilaku masyarakat.

Tribun Jambi
Mojok Tribun Jambi "Bongkar Strategi Bank Jambi; Bisnis Digital Saat New Normal" 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kebijakan masing-masing negara juga Pemerintah Daerah yang mengambil antisipasi untuk pencegahan covid-19 mengubah perilaku masyarakat. Perubahan ini menurunkan hampir mayoritas bisnis yang ada di Indonesia, termasuk di Jambi.

Apa strategi Bank Jambi dan Tribun Jambi dalam menghadapi tantangan ini ? Itu adalah salah satu pertanyaan yang dibahas pada acara Mojok Tribun Jambi dengan narasumber Dr H Yunsak El Halcon SH MSi Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi dan Arfian, GM Business Tribun Jambi, Senin (22/6).

Yunsak El Halcon mengatakan, walaupun Bank Jambi turut merasakan dampaknya, tetapi Bank Jambi dapat bertahan. Tidak ada pegawai Bank Jambi yang di PHK, malah ada kenaikan gaji untuk pegawai Bank Jambi.

Bank Jambi juga tetap patuh dan tegas pada imbauan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan di wilayah kerja Bank Jambi, baik untuk pegawai maupun untuk nasabahnya.

"Saya yakin dengan Jambi banyak zona hijau, secara bertahap juga Pemerintah mulai membuka bisnis, hotel mulai menggeliat, penerbangan juga dan saya pikir itu besar pengaruh pada ekonomi Jambi," kata dia.

Yunsak El Halcon juga berpendapat, di tengah Covid-19 ini kita harus produktif.

Perbankan, terutama Bank Jambi beserta pemegang sahamnya optimis untuk menghadapi tantangan ini. Hal ini tentu menjadi penyemangat Bank Jambi.

Untuk penyaluran CSR, secara bertahap dari bulan Maret Bank Jambi secara rutin membantu debitur yang terkena dampak pandemi ini dalam bentuk sembako tiap bulannya. Sekitar 5.000 sembako disalurkan. Setiap hari Jumat di bulan puasa, Bank Jambi juga menyediakan nasi bungkus untuk dibagikan.

Mitra UMKM Bank Jambi juga terbantu dengan program dan kebijakan restrukturisasi yang dilakukan oleh Bank Jambi.

"Kredit kita bantu restrukturisasi untuk membayar bunganya kita kasih bunga yang sangat murah di 1,5 persen, untuk membantu membayar bunga yang tertunda, Peraturan OJK (POJK) No. 11/POJK.03/2020 kan berlaku satu tahun, saya pikir itu clear dan tidak ada masalah, dan relaksasi-relaksasi yang dilakukan oleh OJK dan BI juga sangat membantu perbankan dan Pemerintah juga sangat aware," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: fitri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved