Berita Tebo

Memasuki Musim Kemarau, Enam Kecamatan di Kabupaten Tebo Rawan Karhutla

Di tengah pandemi Covid-19, warga Jambi khususnya Kabupaten Tebo disiagakan untuk mencegah terjadinya Karhutla. Sebab telah memasuki musim kemarau.

Tribunjambi/Darwin
Atoni Faksi, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tebo 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Awal bulan Juni, Kabupaten Tebo memasuki musim kemarau. Terdapat enam kecamatan yang rawan kebakaran hutan dan lahan.

Di tengah pandemi Covid-19, warga Jambi khususnya Kabupaten Tebo disiagakan untuk mencegah terjadinya Karhutla. Sebab telah memasuki musim kemarau.

Sejak awal hingga pertengahan bulan Juni 2020, cuaca di Kabupaten Tebo lebih panas dibandingkan sebelumnya. Bahkan hujan sudah mulai jarang terjadi.

Heboh Isu Kiamat Hari Ini yang Dikaitan Sama Gerhana, Kalender Suku Maya Revisi Kegagalan Tahun 2012

VIDEO Duka Usai Pesta Pernikahan, Satu Per Satu Kerabat Positif Covid-19, Ada yang Meninggal

Pemkab Sarolangun Siapkan Puluhan Miliar Dana Covid-19, Insentif Tenaga Medis Capai Rp 800 Juta

Berdasarkan prediksi BMKG Jambi, Atoni Faksi, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tebo mengatakan bahwa musim kemarau di Jambi khususnya Tebo mulai terjadi awal Juni hingga beberapa bulan kedepan.

Antoni Faksi menyampaikan bahwa titik panas mulai terpantau di Kabupaten Tebo.

Meski demikian, dia mengungkapkan tingkat kepercayaannya masih rendah. Hal itu dikarenakan pada sore hari titik panas yang terpantau tersebut menghilang.

"Titik hotspot di Kabupaten Tebo ada beberapa titik, kebanyakan di Bulan Juni ini. Tapi begitu paginya muncul, sorenya sudah hilang," ujarnya.

Disampaikannya juga beberapa waktu lalu titik panas terpantau oleh BMKG Sulthan Thaha Jambi memantau adanya titik panas.

Namun titik panas yang terdapat di Kecamatan Tengah ilir itu dikatakan Antoni ketika dicek, titik panas tersebut berasal dari sebuah pabrik.

BPBD Tebo mencatat dari 12 kecamatan yang ada, terdapat enam kecamatan yang rawan Karhutla. Diantaranya kecamatan VII Koto, VII Koto Ilir, Tebo Ulu, Sumay, Tengah Ilir dan Tebo Ilir.

Daerah tersebut merupakan wilayah yang memiliki lahan luas di Kabupaten Tebo.

Penulis: Darwin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved