Waspda Karhutla

BPBD Muarojambi Dirikan Enam Pos Guna Memantau Titik Karhutla

Memasuki musim kemarau tahun ini, BPBD Muarojambi telah melaksanakan pertemuan bersama Kodim 0415/Batanghari

Tribunjambi/Hasbi
Kepala BPBD Muarojambi M. Zakir 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Memasuki musim kemarau tahun ini, BPBD Muarojambi telah melaksanakan pertemuan bersama Kodim 0415/Batanghari dan Polres Muarojambi beserta instansi lainnya guna membahas antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BPBD Kabupaten Muarojambi, M Zakir mengatakan dalam pertemuan tersebut membahas tentang upaya pencegahan akan terjadinya karhutla di Muarojambi.

"Dalam pertemuan itu membahas semua Instansi harus bekerja sama dalam mencegah terjadinya karhutla di Muarojambi," sebut M Zakir, Minggu (21/6).

Selanjutnya dalam upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan tersebut, BPBD bersama TNI/Polri akan mendirikan 6 titik pos pantau.

"Ada 6 titik pos pencegahan karhutla, nantinya akan diisi oleh personel dari masing-masing instansi terkait, sarana dan prasarana juga akan disiapkan di sana," jelasnya.

Dua Kecamatan Rawan

DI Kabupaten Muarojambi terdapat dua kecamatan yang paling rawan terjadinya karhutla yakni Kumpeh Ulu dan Kumpeh Ilir.

Kepala BPBD Kabupaten Muarojambi, M Zakir mengatakan, berdasarkan kejadian tahun sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muarojambi terparah terjadi di Kecamatan Kumpeh Ulu dan Kumpeh Ilir.

“Ini karena banyak lahan gambut serta hutan dan kebun di dua kecamatan tersebut," sebutnya, Minggu (21/6).
M Zakir juga mengimbau masyarakat untuk bekerjasama dalam mengatasi dan pencegahan karhutla di Muarojambi. Caranya, tidak membakar saat ingin membuka lahan.

"Saya juga minta masyarakat yang ingin membuka lahan, jangan membuka dengan cara membakar, karena bisa menimbulkan kerusakan alam, apabila itu terjadi, bisa disanksi," tegasnya.

Kepada perusahaan, pihaknya juga telah mengimbau agar menyiapkan peralatan-peralatan pemadam kebakaran. Selain itu harus menyiapkan sumber air.

"Perusahaan juga kita imbau untuk melengkapi peralatan pemadam kebakaran, dan wajib membuat kanal sebagai tempat sumber air," tutupnya.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved