Profil

Dirut Bank Jambi Yunsak El Halcon: Mimpi Besar Wujudkan News Digital Brands

Sejak awal Januari 2020, Dr H Yunsak El Halcon, SH MSi melalui RUPSLB Bank Jambi diangkat menjadi Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD)

Tribunjambi/Fitri Amalia
Dr. H. Yunsak El Halcon, SH., M.Si. Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sejak awal Januari 2020, Dr H Yunsak El Halcon, SH MSi melalui RUPSLB Bank Jambi diangkat menjadi Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi. 

Yunsak El Halcon lahir di Malang, 8 Desember 1965. Dia menyelesaikan Pendidikan S1 di Universitas Jambi tahun 1989, jurusan Hukum dan melanjutkan Pascasarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM). Setelah mengambil gelar S2, El Halcon menyabet gelar Doktor di Universitas Jambi.

El Halcon, biasa teman-teman sejawat memanggilnya, bukanlah wajah baru di Bank Jambi. Sebelum mengemban jabatan Direktur Utama (Dirut) PT. BPD Jambi, dia dipercaya sebagai Direktur Pemasaran & Syariah Bank Jambi Kantor Pusat (2016-2020). El Halcon juga pernah memegang jabatan sebagai Kepala Divisi di Unit Kerja Elektronik Banking (2015) dan Pimpinan Cabang di Kantor Cabang Muara Sabak (2012).

Dia juga mengajar di Universitas Jambi dan Universitas Islam Negeri (UIN) Jambi Fakultas Pascasarjana.

"Awal bekerja di BPD Jambi tahun 1993 di bagian keuangan, saya ngelem-ngelem kertas voucher dan jurnal transaksi pakai mesin monroe sampai tangan penuh lem, dua setengah tahun, tiap hari saya melakukan pekerjaan itu dari pagi sampai jam 2 malam baru pulang, berkas-berkas dari teller dan dari back office saya dulu yang ngumpulin, saya lem dan saya masukkan ke neraca," kenangnya saat bercerita pada tribun, Jumat (19/6).

Setelah dua setengah tahun melakoni pekerjaan tersebut, akhirnya El Halcon dipindahkan ke Bagian Remedial dan ke Kas Daerah dan dari situ pula dia dipercaya menjadi Wakil Kepala Cabang Bungo. Tidak lama dia menjalankan tugas tersebut, karena harus melanjutkan pendidikan di UGM.

Setelah meraih gelar master, dia kembali ke Jambi dan dimutasi kepala bidang ke kantor pusat, dalam prosesnya dia harus rela di-rolling ke berbagai daerah. Hingga akhirnya tahun 2010 El Halcon dipercaya menjadi Kepala Pimpinan Cabang Muara Sabak.

"Ada yang menarik di sana, karena untuk pertama kalinya kita (Bank Jambi) mengeluarkan skim kredit murah pedesaan dan kelurahan dengan bunga 3% efektif untuk petani-pertani yang ada di desa, dengan syarat yang mudah, Alhamdulillah NPL nol dan itu terus berkembang hingga saat ini," ujarnya.

Pada tahun 2015 El Halcon dipindahkan ke Cabang Utama dan menjabat sebagai Kepala Divisi Elektronik Banking dan mulai mengembangkan digital banking di Bank Jambi. Banyak pekerjaan yang harus dia bereskan, terutama transaksi nontunai. Hal yang membahagiakanya, untuk pertama kalinya nasabah Bank Jambi bertransaksi dengan mobile banking. Dia juga turut berperan meningkatkan ontime performance ATM Bank Jambi, hingga saat ini mencapai 98 persen.

Setelah mengikuti serangkaian tes yang panjang, akhirnya El Halcon berhasil menjadi Direktur Pemasaran dan Syariah Bank Jambi. Selaku direktur pemasaran dan syariah, hal yang paling membahagiakan baginya Bank Jambi Syariah diizinkan menerima setoran haji.

Ada satu peristiwa yang berkesan saat El Halcon menjadi Direktur.  " Pertama, saat itu ada peristiwa yang cukup berat untuk kredit karena masih memberlakukan sistem flat, tiap bulan kita rugi karena flat diberlakukan fix rill, kita berlakukan efektif tetapi pinalti ditanggung bank, maka saya stop dan harus ditanggung nasabah dan berlaku efektif, itu peristiwa cukup berat untuk Bank Jambi, tetapi Alhamdulillah sampai sekarang Bank Jambi sehat sampai dengan sekarang walaupun di tengah Covid-19 ini," ujarnya.

Di bawah kepemimpinannya, saat ini Bank Jambi sedang dipersiapkan untuk memasuki era News Digital Brands. Bank Jambi ke depan menjadi bank yang berbasis digital mengembangkan bisnis UMKM, transaksi nontunai dengan laku pandai dan kartu debit, dengan penyediaan uang jadi transaksi mesin ATM, CDM DAN CRM setiap desa dan kelurahan se-provinsi Jambi. Dan Bank Jambi akan hadir secara branchcless banking, bank tanpa kantor.

"Satu jari menjangkau dunia, jadi dunia perbankan sekarang, hanya dengan satu jari, sudah dapat menjangkau transaksi apapun, mau itu transaksi giro, tabungan, deposito, kredit, tarik tunai, dan lainnya, satu jari menjangkau dunia."

Tentu kesuksesannya saat ini didukung penuh keluarganya. Echy panggilan akrab istrinya, juga memiliki usaha UMKM, mengelola kedai kopi dan kos-kosan. Tiga anaknya telah dewasa.

"Satu putra bekerja di Askrindo tamatan Undip. Icha putri saya, hampir menjadi calon Psikolog dari Undip dan Uthi paling ragil masih menempuh kuliah semester 5 di IPB," tutupnya.

Penulis: fitri
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved