Selama Pandemi Covid-19, Omset Penyewaan Sepeda di Kotabaru Meningkat 100 Persen

Walau di tengah Pandemi Covid-19 ini, jasa penyewaan menjadi pilihan masyarakat, apalagi di saat weekend.

tribunjambi/ade setyawati
Sari, pemilik sepeda yang disewa lagi menunggu penyewa mengembalikan sepeda untuk di sewakan kembali 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Ade Setyawati

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Walau di tengah Pandemi Covid-19 ini, jasa penyewaan menjadi pilihan masyarakat, apalagi di saat weekend.

Seperti jasa penyewaan sepeda yang berlokasi tidak jauh dari kantor Wali Kota Jambi, Kotabaru dipenuhi pengunjung semenjak habis lebaran.

"Semenjak habis lebaran sangat ramai, sepeda tidak pernah cukup-cukup, banyak yang mengantri menunggu sepeda", jelas Sari, pemilik sepeda yang disewakan, Minggu (14/6/2020).

Dikatakan Sari, di lokasi tempatnya menyewakan sepeda, ada 4 tempat penyewaan sepeda. Setelah lebaran semua tempat penyewaan sepeda tersebut selalu ramai oleh penyewa.

"Di sini ada 4 tempat untuk menyewa sepeda, dan semenjak lebaran selalu ramai. Empat tempat penyewaan ini selalu tidak pernah cukup-cukup sepedanya, padahal sebelum ada virus (corona) tidak seramai ini," katanya. 

"Mulai ramainya pukul 7 lewat sampai jam 9 atau 10. Terus nanti sekitar pukul setengah 4 sore udah sangat ramai lagi. Saya kan datang nya setengah 6, jadi setengah 6 itu sudah ada yang mulai nyewa, orang-orang yang joging (olahrag) itu kan," tambahnya.

Dari habis lebaran hingga kini pendapatan yang menyewakan sepeda sangat meningkat. Bahkan, omset hnya lebih meningkat sebelum virus corona merebak. "Pendapatan sangat meningkat, kalau persenan dari 80 hingga 100 persen perhari nya".

Pilihan masyarakat baik bersama teman maupun keluarga saat weekend untuk mengisi waktu, sekalian untuk berolahraga untuk kesehatan diri juga berjemur di bawah sinar matahari pagi.

"Mumpung weekend, saya membawa keluarga untuk berolahraga di sini. Anak-anak juga mulai bosan di rumah, jadi kita ke Kotabaru joging sambil menyewa sepeda disini untuk mengisi hari," kata Dewi, selaku penyewa sepeda.

Dewi juga mengatakan, kendala menyewa sepeda harus menunggu berjam-jam akibat terlalu banyak yang menyewa, sepeda tidak pernah cukup.

Penulis: Ade Setyawati
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved