Petani di Sekernan Mengeluh Penyaluran Herbisida Terlambat, Candra: Petani Harus Paham Prosedur

Petani di kecamatan Sekernan mengeluhkan terhadap penyaluran herbisida dan pupuk organik untuk kebutuhan tanamannya.

tribunjambi/hasbi sabirin
Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Muarojambi Candra Triwati 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hasbi Sabirin

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Petani di kecamatan Sekernan mengeluhkan terhadap penyaluran herbisida dan pupuk organik untuk kebutuhan tanamannya. Mereka penilai penyalurannya lambat.

Seperti yang dikatakan. Heri satu petani dari kelompok Tani Kecik Betuah Kecamatan Sekernan.

Ia  mengakui penyaluran obat dan pupuk jenis organik tersebut dinilai cukup lambat penyalurannya.

"Herbisida dan pupuk organik cair merupakan kebutuhan penting bagi para petani terutama dimasa produksi seperti sekarang ini," ujarnya. 

Menuju New Normal, Penjagaan di Pos Perbatasan Kabupaten Tanjabtimur Tetap Dilakukan

Dari Awal Novel Baswedan Tidak Percaya Proses Persidangan Dua Terdakwa Penyiraman Air Keras

Cekcok dengan Baim Wong, Paula Verhoeven Tak Terima Dibilang Malas Karena Andalkan ART

Menanggapi hal ini, Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Muarojambi Candra Triwati mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini anggaran dinas pertanian Muarojambi ikut terpangkas. Sehingga, ketersediaan pupuk dan obat-obatan saat ini tidak mencukupi.

Katanya, dalam penyaluran terhadap pupuk tersebut ada beberapa proses yang harus dilakukan, agar petani bisa mendapatkan herbisida tersebut. Misalnya tanaman petani terserang hama atau virus, petani harusnya melapor dulu kepada penyuluh.

Setelah itu, penyuluh akan turun ke lapangan untuk periksa untuk mengetahui jenis penyakitnya dari tanaman petani tersebut. Selanjutnya, berapa kapasitas obat yang dibutuhkan, setelah itu ajukan proposal pengadaan. "Kemudian, ada surat merah dari penyuluh baru bisa dikeluarkan obatnya," katanya,  Jumat (12/6/2020).

Dia juga mengimbau kepada para petani untuk dapat memahami prosedur dalam setiap pengajuan bantuan ke dinas pertanian.

"Diharapkan petani bisa mengikuti prosedur yang ada, tentunya kita memberikan bantuan kepada petani yang membutuhkan sehingga bantuan yang disalurkan bisa tepat sasaran," pungkasnya.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved