10 Saham di BEI Masuk Aset Berkelas, Layak Dilirik Kalangan Investor Global

Sebanyak sepuluh perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) masuk dalam kategori ASEAN Asset Class (aset berkelas) tahun 2019

ANTARA FOTO/Risyal H
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Sebanyak sepuluh perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) masuk dalam kategori ASEAN Asset Class (aset berkelas) tahun 2019 untuk buku yang berakhir tahun 2018.

Kesepuluh emiten ini dinilai memiliki tata kelola perusahaan yang baik dan layak dilirik kalangan investor global.
Mekanisme penilaiannya yakni, masing-masing negara ASEAN menunjuk Domestic Ranking Bodies (DRB) dan CG Expert guna menilai perusahaan berdasarkan kriteria Asean Corporate Governance Scorecard (ACGS).

DRB yang mewakili Indonesia adalah RSM Indonesia. RSM Indonesia adalah kantor akuntan publik dan konsultan yang didirikan oleh Amir Abadi Jusuf sejak tahun 1985.

Hasil penilaian ACGS diambil dari 100 perusahaan tercatat dengan kapitalisasi pasar paling besar di setiap negara.

International Contact Partner RSM Indonesia Angela Simatupang mengatakan, penilaian corporate governance terhadap 100 perusahaan ini mewakili 84,3% dari total kapitalisasi pasar BEI per 31 Maret 2019 dan 15,9% dari jumlah emiten di indonesia.

Adapun lima aspek penilaian yang masuk dalam scorecard terdiri dari: hak pemegang saham; perlakuan yang adil terhadap pemegang saham; peran pemangku kepentingan; pengungkapan dan transparansi; dan terakhir tanggung jawab dewan komisaris dan direksi.

"Hasil penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard tahun 2019 menunjukkan terdapat tujuh perusahaan yang berhasil memperoleh skor di atas 100, dibandingkan tahun 2018 yang hanya tiga perusahaan tercatat," jelas Angela di Jakarta.

Dari sepuluh saham yang masuk ASEAN Class, emiten perbankan mendominasi. Tiga perusahaan tercatat di luar kategori ASEAN Asset Class yang berhasil meningkatkan skornya secara signifikan yakni EMTK, INCO, dan ADRO.

Masuknya 10 emiten dalam daftar aset berkelas ASEAN, menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia bisa mendatangkan persepsi positif investor global. "Saya harap, hal ini dapat menjadi motivasi perusahaan tercatat untuk meningkatkan tata kelola perusahaannya," ujar dia.

10 Saham Masuk ASEAN Class

Halaman
12
Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved