Pedagang Gang Siku Kota Jambi yang Digusur Cari Peruntungan di Tempat Lain

Suasana Gang Siku di kawasan Pasar Kota Jambi tidak lagi sama seperti biasanya. Pasca penertiban ratusan pedagang beberapa waktu lalu,

Tribunjambi/mareza
Suasana pasca penertiban Gang Siku di kawasan Pasar Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM -  Suasana Gang Siku di kawasan Pasar Kota Jambi tidak lagi sama seperti biasanya. Pasca penertiban ratusan pedagang beberapa waktu lalu, bagian tengah pasar yang dibongkar kini lompong.

Aktivitas jual-beli di sekitaran pasar kini kembali normal. Ade, satu di antara pedagang di sekitar sana merasa tidak banyak perubahan yang dialami dari sisi penjualan barang.

"Kalau penjualan masih sama, dak jauh beda, mungkin karena corona. Yang beda ya suasananya. Di tengah ini jadi agak lompong. Lapang sekarang," katanya, Selasa (9/6).

Ade bilang, sejak pembongkaran kios dan lapak pedagang beberapa waktu lalu, hingga kini belum ada pedagang yang kembali berjualan. 

Dari informasi yang dia dapat, pedagang yang sebelumnya berjualan di sana, kini banyak yang mencari peruntungan di tempat lain.

"Kalau yang jualan di sini lagi, sampai sekarang belum tampak. Rata-rata mereka cari di tempat lain. Ada yang masih jualan, ada juga yang mungkin cari kerjaan lain," ujar dia.

Sebelum dibongkar, kios dan lapak itu menjadi tempat berjualan aneka barang kebutuhan mulai dari pakaian, sandal, sepatu, tas, mainan, barang pecah belah, hingga kuliner. Kini, 356 bangunan itu sudah rata dengan tanah. 

Udin, warga sekitar yang berkeseharian sebagai tukang ojek mengaku tidak banyak perubahan yang dialaminya pasca pembongkaran lapak. Sebab, akhir-akhir ini memang orderan ojek konvensional tidak begitu ramai. Sesekali, jika pun ojek diminta untuk membawakan barang, rata-rata untuk toko-toko grosir.

"Kalau yang ini (kios yang dibongkar) kan eceran rata-rata. Jarang juga (dapat orderan). Tapi ya, memang kalau sekarang ini dak ramai. Sebelum dibongkar dan setelah dibongkar tetap kayak inilah, dak banyak berubah," ungkapnya.

Pantauan Tribun, sejumlah titik bekas pembongkaran ini dijadikan tempat parkir kendaraan, baik roda dua mau pun roda empat. Sepanjang jalan tempat kios dan lapak dibongkar tersebut, hingga kini belum ada pedagang yang kembali menjajakan dagangannya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Jambi memutuskan untuk melakukan penggusuran Pasar Gang Siku pada Minggu (7/6) lalu. Penggusuran itu dilakukan mengingat bangunan itu dulunya hanya difungsikan sebagai tempat sementara berjualan jelang Pasar Angso Duo selesai dibangun. 

Pihak Pemkot Jambi menyebut sudah memberikan peringatan sebelum ratusan kios dan lapak di kawasan Gang Siku itu dibongkar.

Asisten III Pemerintah Kota Jambi Ridwan mengatakan perintah sudah digulirkan oleh tim terpadu kepada para pedagang. 

"Ini kan program pemerintah, mereka menempatkan tempat ini hanya untuk sementara sebelum Angso Duo jadi, kan sekarang Angso Duo sudah jadi sedangkan banyak lapak dan kios di sana belum terisi," terang Ridwan. (are)

Editor: awang
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved