Beralih dari Listrik Pascabayar ke Prabayar, Begini Prosedurnya

Manager PLN UP3 Jambi, Hanfi Adhrean Abidun mengatakan, ada beberapa prosedur yang harus dilakukan untuk migrasi listrik dari analog ke token...

ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA
24012016_meteran listrik 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pihak PLN UP3 Jambi menjelaskan prosedur migrasi dari listrik pascbayar ke prabayar yang berlaku.

Manager PLN UP3 Jambi, Hanfi Adhrean Abidun mengatakan, ada beberapa prosedur yang harus dilakukan untuk migrasi listrik dari analog ke token tersebut, di antaranya mengajukan permohonan melalui layanan PLN 123.

"Pelanggan juga mesti membayar tagihan rekening bulanan (bulan N). Selain itu, juga membayar tagihan susulan sampai dengan angka stand cabut atau bongkar, apabila kompensasi uang jaminan langganan tidak cukup," jelasnya, Sabtu (6/6/2020).

BREAKING NEWS Pasien Covid-19 Provinsi Jambi Bertambah 2 Orang, Ini Asal Daerahnya

Capai Rp 7 Triliun, Deretan Sumber Kekayaan Cristiano Ronaldo, Ternyata Bukan dari Sepak Bola

Cerita Orangtua Remaja yang Ditemukan Tewas, Sebut Cita-citanya, Kerja Keras ingin Umrohkan Ortu

Lebih lanjut, pelanggan juga mesti membayar token perdana, seperti nominal Rp20 ribu, Rp50 ribu, atau jumlah lainnya.

Dia mengatakan, tidak ada biaya lain yang mesti dibayarkan untuk migrasi dari listrik pascabayar ke prabayar.

Berbeda dengan migrasi, pemasangan listrik prabayar baru justru mesti mengeluarkan biaya. Hanfi mencontohkan, untuk listrik prabayar (token) dengan daya 2200 volt ampere (VA), ada beberapa biaya yang mesti dikeluarkan pelanggan.

"Misalnya disimulasikan (untuk daya 2200 VA), biaya penyambungan (BP) Rp2.062.000, biaya token Rp18.518, biaya PPJ Rp1.482, biaya SLO (termasuk PPh 10 persen) Rp110.000, dan bea meterai Rp6.000. Totalnya Rp2.198.000," jelasnya.

Data terakhir yang tribunjambi.com peroleh, ada 543.316 pelanggan di wilayah UP3 Jambi, dengan rincian 275.183 pelanggan prabayar dan 268.133 pelanggan pascabayar.

Selain itu, ada sejumlah pelanggan yang masuk dalam waiting list. Di antaranya 786 calon pelanggan yang tanpa perluasan jaringan, calon pelanggan yang dengan peluasan tambah jaringan teg menengah gardu dan jaringan teg rendah sebanyak 607 calon pelanggam.

"Selain itu, calon pelanggan yang dengan perluasan jaringan program listrik desa rencana 25 desa, potensi calon pelanggan sekitat 10.000-an," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved