Breaking News:

Berita Kerinci

Ribuan Perangkat Desa di Kerinci Belum Terima Gaji

Hal tersebut dialami oleh Perangkat Desa yang Pjs belum ada dan baru saja ditunjuk, karena proses pencairanya harus sudah ada Pjs.

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Ribuan perangkat desa di Kabupaten Kerinci, mengeluhkan belum cairnya gaji dari bulan Januari-Juni. Untuk mencukupi kebutuhan lebaran beberapa waktu lalu, beberapa perangkat desa terpaksa harus berhutang.

Hal tersebut dialami oleh perangkat desa yang Pjs belum ada dan baru saja ditunjuk, karena proses pencairanya harus sudah ada Pjs.

"Dari Bulan Januari sampai Juni kami belum ada menerima gaji, hari lebaran nian aku terpakso minjam uang untuk kebutuhan lebaran," ungkap salah seorang perangkat desa di Kabupaten Kerinci minta namanya tidak dipublikasikan, Kamis (4/6/2020).

Tujuh Orang Pasien Covid-19 Kota Jambi Sembuh

Hasil Autopsi Terungkap, Ternyata George Floyd Terjangkit Covid-19 Sejak April!

DPRD Provinsi Jambi akan Bentuk Pansus Dalami Aset-aset Pemprov Jambi yang Dikelola Pihak Ketiga

Dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci, untuk dapat mempertimbangkan gaji perangkat desa yang hingga saat ini belum juga dicairkan.

"Kami diminta untuk standby siang dan malam membatu pengurusan data BLT, tapi kami dak ado gajian sampai sekarang," ujarnya.

Ketua Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kerinci, Aswardi, membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan masih banyak Angggaran Dana Desa (ADD) belum cair, sehingga berdampak terhadap gaji perangkat desa.

"Ya, memang sudah 6 bulan ini belum gajian, sementara mereka mengurus bantuan untuk warga siang dan malam," ungkapnya.

Dia menjelaskan perangkat desa yang belum menerima gaji bagi desa yang belum ada Pjs dan baru ditujuk Pjs beberapa waktu lalu.

"Kalau bagi desa yang kepala desa sudah definitif mungkin sudah cair, tapi ada juga belum karena memprioritas cairkan dana untuk BLT," tambah Sekdes Pungut Hilir.

Dia menyebutkan, ada sekitar ribuan perangkat desa di Kabupaten Kerinci yang belum menerima gajian.

"Kalau 153 desa belum ada Kades Definitif, setiap desa 10 perangkat desa maka ada sekitar 1.530 orang yang belum menerima gaji, ada desa yang sudah ada Kadesnya belum gajian karena prioritaskan dana BLT," ucapnya.

Dirinya berharap kepada Bupati Kerinci, maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kerinci, untuk dapat memikirkan keluhan dari perangkat desa di Kabupaten Kerinci.

"Semoga dalam waktu dekat ini, ada solusi dari Pemkab Kerinci untuk mencairkan ADD untuk gaji perangkat desa," pungkasnya.

Penulis: heru
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved