Tiga Pekerja PETI Merangin Tewas

KRONOLOGI 3 Warga Merangin Tiga Jam Tertimbun Tanah Penambangan Emas Ilegal

Para pekerja melakukan penambangan menggunakan mesin jenis dompeng di Kampung 8, Desa Sido Harjo, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangi.

Istimewa
Tiga warga tewas tertimbun tanah terbis di saat melakukan penambangan emas tanpa izin (PETI) di Merangin, Kamis (4/6/2020). Lokasi kejadian di Kampung 8, Desa Sido Harjo, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Setelah sekira tiga jam tertimbun, tiga orang pekerja penambangan emas tanpa izin (PETI) di Merangin bisa dievakuasi.

Mereka tertimbun tanah terbis saat melakukan PETI di Merangin.

Para pekerja melakukan penambangan menggunakan mesin jenis dompeng di Kampung 8, Desa Sido Harjo, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangi.

KISAH 3 Saudara Kandung Meninggal Dunia Bersama, Curhatan Wanita Ini Bak Firasat Menyayat Hati

Adu Kuat Kapal Induk Shandong China vs USS Gerald R Ford AS, Bakal Bertemu di Laut China Selatan?

Gempa 4,8 Magnitudo Guncang Aceh, Dampaknya 17 Bangunan Dilaporkan Alami Kerusakan

Informasi yang dihimpun tribunjambi.com, tiga orang itu meninggal dunia setelah ditimpa terbis tanah yang kerukan.

Kronologi kejadian

Kejadian nahas tersebut terjadi Kamis (4/6/2020) sekira pukul 15.00 WIB.

Beberapa saat setelah kejadian, pekerja lain berusaha memberitahukan informasi itu kepada warga sekitar.

Berkat bantuan tim dari TNI-Polri beserta BPBD dan Basarnas, akhirnya ketiga korban ditemukan.

"Kejadian pukul 15.00 WIB, ketemu pukul 18.00 WIB," kata warga setempat yang berhasil dihubungi tribunjambi.com, Kamis (4/6/2020).

Saat ini semua korban segera dievakuasi.

Dia belum mendapatkan informasi apakah korban akan diautopsi di rumah sakit atau langsung dibawa ke rumah masing-masing. ( tribunjambi.com / muzakkir )

Segera Klik Link Daftarnya, 5 Perusahaan BUMN dan Swasta sedang Cari SDM, Ada Untuk Lulusan SMA/SMK

Istri Dikubur di Pemakaman Khusus Covid-19, Pria Ini Gugat Pemerintah Sebab Hasil Tes Swab Negatif

Kumpulkan UangSejak 40 Tahun Lalu, Tukang Parkir dan Istrinya Rela Batal Naik Haji Karena Corona

Penulis: muzakkir
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved