Menghilang Usai Rapid Test, Pasangan Suami Istri Ini Dicari Satgas Covid-19 Bali

Sepasang suami istri asal Lampung ini dicari usai hasil rapid test salah satunya reaktif.

Editor: Teguh Suprayitno
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi rapid test Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM, BALI - Sepasang suami istri asal Lampung ini dicari usai hasil rapid test salah satunya reaktif. 

Hasil dari rapid test, suaminya non reaktif dan istrinya reaktif.

Keduanya menjalani rapid test di RS PTN Universitas Udayana, Senin (1/6/2020).

"Yang bersangkutan minta periksa dan minta rapid, suaminya hasilnya negatif, si istri reaktif," kata Direktur Utama RS PTN UNUD, Putu Gede Purwa Samatra, melalui pesan WhatsApp, Rabu (3/6/2020).

Sesuai protokol, jika hasilnya reaktif maka pasien akan diedukasi untuk tes swab.

Selanjutnya, diberi pilihan untuk isolasi di rumah sakit atau di rumah sambil menunggu hasil swab. Namun, suaminya tidak bersedia dan mengajak istrinya pulang. Sepasang suami istri itu tak bisa lagi dihubungi nomer ponselnya.

Samatra mengatakan, keduanya tidak ada keluhan sama sekali. Diduga, hasil rapid test akan digunakan untuk perjalanan ke luar Bali.

Nenek 70 Tahun Dianiaya Ketua RT, Diduga Ribut Gara-gara Bansos

Amir Sakib Resmi Maju di Pilkada Tanjab Barat: Saya Nomor Satu Tidak Mau Nomor Dua

"Mungkin mau pulang karena KTP-nya Lampung dan tidak ada keluhan," kata dia.

Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan ke Satgas Covid-19 untuk dilakukan pencarian.

Catatan redaksi soal rapid test

Rapid test merupakan teknik pengetesan keberadaan antibodi terhadap serangan kuman di dalam tubuh.

Hasil rapid test tak boleh dan tak bisa digunakan secara mandiri untuk mengonfirmasi keberadaan atau ketiadaan infeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di dalam tubuh.

Untuk mengonfirmasi keberadaan virus corona secara akurat dalam tubuh seseorang harus dilakukan test swab dengan meteode PCR (polymerase chain reaction).

Hasil tes dari rapid test adalah reaktif (ada reaksi terhadap keberadaan antibodi) atau non-reaktif (tidak ada reaksi terhadap keberadaan antibodi).

Jika Anda sempat membaca hasil rapid test adalah positif atau negatif, harus dimaknai sebagai positif atau negatif terhadap keberadaan antibodi dalam tubuh, bukan positif atau negatif terhadap keberadaan virus corona penyebab Covid-19.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hasil Rapid Test Reaktif, Pasangan Suami Istri Ini Dicari", .

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved