Waspadai Penyakit Pascalebaran

Dinas Kesehatan Muarojambi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada ancaman wabah penyakit pascalebaran.

Tribunjambi/Samsul Bahri
Sejumlah masyarakat Desa Mekar Sari, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi mengalami sesak napas, batuk dan diare. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Dinas Kesehatan Muarojambi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada ancaman wabah penyakit pascalebaran.

"Beberapa penyakit pencernaan seperti diare kerap timbul karena konsumsi makanan yang berlebih. Ini lumrah terjadi,” kata Plt Kadis Kesehatan Muarojambi, Yes Isman, Senin (1/6).

Ia juga mengatakan, konsumsi minuman bersoda dan beberapa makanan bersantan berlebih juga bisa memicu penyakit pencernaan.

"Minuman kaleng banyak didapati saat lebaran, juga makanan bersantan, bila dikonsumsi berlebih bisa menimbulkan diare, kontrol makanan seperti itu agar tidak terkena diare ataupun penyakit pencernaan lainnya," ujarnya.

Selain penyakit pada saluran pencernaan, warga juga diminta waspada terhadap penyakit kulit dan juga potensi penularan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Warga diharapkan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta selalu rajin mencuci tangan.

Yes Isman juga meminta warga tetap mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini. Warga disarankan tetap di rumah dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Bila terpaksa keluar rumah maka tetap harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19 .

"Baiknya di rumah saja. Silaturahmi dilakukan melalui vidcon saja, ini demi menekan penyebaran virus Covid-19," ujarnya.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved