Virus Corona
Imbas 5 Perawat Positif Covid-19, Dua Puskesmas di Kota Ambon Ditutup Sementara
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Gustu) Kota Ambon menutup operasional dua puskesmas
Penutupan puskesmas dilakukan setelah lima perawat di Kota Ambon terkonfirmasi positif Covid-19.
Menurutnya, Gustu Kota Ambon menerima data dari BTKLPP yang menyatakan lima tenaga kesehatan (Nakes) Kota Ambon terpapar Covid-19 hasil Swab Test/PCR.
"Semalam Gustu Kota Ambon menerima data dari BTKLPP, ada penambahan kasus terkonfirmasi sebanyak lima orang yang merupakan nakes dari Kota Ambon," jelas Jubir.
• Ternyata Lagu Kekeyi Keke Bukan Boneka Plagiat dari Lagu Lama? Rinni Wulandari Beri Sindiran Keras
Adapun dari lima perawat tersebut, tiga di antaranya merupakan perawat di Puskesmas Rijali, satu orang perawat di Puskesmas Air Salobar dan satu orang lainnya merupakan perawat di Puskesmas Poka.
Untuk itu gustu Kota Ambon pangsung mengambil langkah antisipasi berupa penutupan sementara dua puskesmas yakni Puskesmas Air SalobarDilakukan juga sterilisasi gedung dengan penyemprotan cairan disinfektan.
"Dengan demikian, Pihak Pemerintah Kota lewat Gugus Tugas akan mengambil langkah antisipasi yang sama yaitu menutup sementara dua puskesmas, yakni Puskesmas Poka dan Air Salobar untuk kemudian dilakukan penyemprotan disinfektan," terang Jubir.
• Deretan Atlet Bela Diri dengan Bayaran Termahal di Dunia, Ada Conor Mcgregor Capai 720 Miliar Rupiah
Dengan dilakukannya penutupan sementara Puskesmas Poka dan Air Salobar, tercatat ada empat puskesmas di Kota Ambon yang akan ditutup sementara pelayanan kesehatannya terhitung sejak tanggal 1 juni hingga 8 juni mendatang.
"jadi semuanya ada empat puskesmas yang ditutup sementara pelayanan kesehatannya terhitung sejak tanggal 1 juni hingga 8 juni mendatang" ungkapnya.
Dikatakannya, untuk Puskesmas Rijali sendiri, pelayanannya akan tetap berjalan, mengingat ketiga perawat yang baru saja dinyatakan positif, selama ini telah menjalani isolasi terpusat.
"Sejak kasus terkonfirmasi terhadap dua perawat sebelumnya di Puskesmas Rijali, Gugus Tugas sudah melakukan penutupan sementara Puskesmas tersebut untuk dilakukan sterilisasi," jelasnya.
• Update Terbaru Pasien Positif Virus Corona Covid-19 di Indonesia, Ada Penambahan Kasus Segini
"Terhadap perawat lainnya yang rapid testnya reaktif, sudah dilakukan isolasi terpusat dan dalam pengawasan Dinas Kesehatan, sambil menunggu hasil Swab Test/PCR."
"Sehingga dipastikan ketiga perawat yang baru terkonfirmasi, tidak melakukan aktivitas pelayanannya pada Puskesmas Rijali sejak saat itu," jelas Jubir.
Warga yang Kunjungi Puskesmas Segera Periksa
Jubir mengimbau kepada masyarakat untuk tetap setia dan patuh dalam menerapkan protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran COVID-19 di Kota Ambon.
"Kita lihat, semakin bertambah kasus terkonfirmasi dari pihak Nakes sendiri, karena itu, kami tetap mengimbau kepada masyarakat Kota Ambon untuk senantiasa berdoa kepada Tuhan, serta setia dan patuh dalam menerapkan protokol kesehatan, Pola Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS dalam kehidupan sesehari, agar terhindar dari COVID-19," imbau Jubir.
Jubir juga meminta kepada masyarakat yang merasa pernah mengunjungi puskesmas-puskesmas dimaksud selama beberapa hari terakhir untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan.
Juga bagi masyarakat yang merasa memiliki gejala yang menyerupai gejala COVID-19
• Update Terbaru Pasien Positif Virus Corona Covid-19 di Indonesia, Ada Penambahan Kasus Segini
"Terhadap jejak para nakes terkonfirmasi, kita akan lakukan tracing/tracking dan rapid test untuk mengetahui penyebarannya," paparnya.

"Tentunya, kita tidak ingin menjadi pembawa atau carrier kepada orang-orang yang kita sayangi dirumah, kita ingin menyudahi ini semua, karena itu, Pemerintah lewat Gustu berharap kepada masyarakat yang pernah mengunjungi puskemas-puskesmas dimaksud (selain puskesmas Rijali) dan atau bagi setiap masyarakat yang merasa memiliki gejala yang menyerupai gejala Covid-19, untuk segera melaporkan diri dan menjalani pemeriksaan kesehatan" terangnya.
Menurutnya Covid-19 bukanlah aib sehingga harus disembunyikan, melainkan penyakit menular yang bisa menyerang siapa saja.
Oleh karena itu, tambahnya, masyarakat tidak perlu mengucilkan para pasien karena mereka merupakan korban daru penyebaran virus corona.
"Covid-19 bukanlah aib, Covid-19 adalah Penyakit Menular yang bisa dialami oleh siapa saja, karena itu kita tidak perlu mengucilkan para pasien, karena sesungguhnya mereka juga korban dari penyebaran virus ini," demikian Jubir.
Jubir berharap adanya dukungan warga di RT dan RW dalam memfasilitasi masyarakat apabila ingin melaporkan kondisi kesehatan mereka.
• VIDEO Viral Ekspresi Seorang Kakek 91 Tahun Ketika Pertama Kali Mencoba Kopi Dalgona, Kocak
Atau melaporkan ke gugus tugas, jika ada masyarakat yang mengalami sakit namun enggan berobat ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan.
"Saya harap adanya dukungan dari Bapak Ibu RT dan RW memfasilitasi masyarakat mereka yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan, atau segera lakukan pelaporan kepada tim gugus tugas jika ada masyarakat yang sakit namun tidak ingin memeriksa kesehatan" tutupnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunambon.com dengan judul 2 Puskesmas di Kota Ambon Ditutup Sementara, Buntut 5 Perawat Positif Covid-19 Hasil Swab Test, https://ambon.