Breaking News:

Berita Jambi

Ribuan Hektare Sawah di Provinsi Jambi Gagal Panen Akibat Banjir, Terparah di Kabupaten Batanghari

Banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Jambi sudah berangsur surut. Namun berdampak terhadap tanaman milik petani di Provinsi Jambi.

Penulis: Zulkipli
Editor: Deni Satria Budi
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Puluhan petak sawah di Desa Ladang Panjang, Kecamatan Sarolangun, terendam banjir. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Provinsi Jambi sudah berangsur surut. Namun berdampak terhadap tanaman milik petani di Provinsi Jambi.

Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Provinsi Jambi mencatat sekitar 3.081 hektare tanaman padi yang terendam banjir. 2.253 hektare mengalami puso atau gagal panen. 

Ribuan hektare tanaman padi yang terendam banjir tersebut tersebar di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Jambi yakni di Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Tebo, Batanghari, Muarojambi, Kota Jambi dan Sarolangun.

Dampak terparah terjadi di Kabupaten Batanghari, dengan lahan yang terendam mencapai 1.521 dan semuanya mengalami puso.

Air Sungai Meluap, Wilayah Sarolangun Mulai Terendam Banjir, BPBD Minta Warga Waspada

Berada di Sawah Saat Hujan Deras, Petani Tembakau Tewas Disambar Petir di Depan Suami dan Anaknya

Kemudian di Kabupaten Muaro Jambi sebanyak 702 hektare yang tenggelam dan mengalami puso sebanyak 499 Hektare. 

Kepala Dinas Tanman Pangan Holtikultura dan Peternakan Provinsi Jambi Akhmad Maushul menyampaikan, bagi petani yang mengalami gagal panen, diupayakan untuk mendapat bantuan benih dari pemerintah pusat.

"Proposal sedang dalam pengajuan bantuan benih ke Pusat oleh Kabupaten yang bersangkutan. Soal kapan bibit tersebut turun itu tergantung Kabupaten yang mengajukan proposal," sebutnya. 

Kisah Mbah Tuni dan Ibunya yang Mencari Kelapa dan Sisa Padi Demi Bertahan Hidup

Petani di Provinsi Jambi Diimbau Percepat Waktu Tanam, Antisipasi Gagal Panen Akibat Kemarau

Sedangkan untuk komoditi lain, seperti jagung yang terdampak banjir sebanyak 7.70 hektare dan mengalami gagal panen sebanyak sebanyak 400 hektare. "Itu ada di Kabupaten Bungo, Kota Jambi dan Sarolangun," sebutnya.

Kemudian untuk komoditi kacang tanah, sebanyak 300 hektare terkena banjir dan 130 hektare mengalami puso atau gagal panen, ini terjadi di Kabupaten Bungo.

"Komoditi lain seperti sayur-saturan 520 hektar mengalami puso dan cabai sebanyak 750 hektare," bebernya.(Tribunjambi.com/Zulkifli)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved