Kelulusan SD dan SMP Segera Diumumkan, Disdik Tanjabtim Keluarkan Ketentuan PSB
Jelang pengumuman kelulusan siswa SD dan SMP awal Juni 2020, Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mulai
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Jelang pengumuman kelulusan siswa SD dan SMP awal Juni 2020, Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mulai membuka penerimaan siswa didik baru dengan beberapa ketentuan.
Disdik Tanjabtim, akan mengumumkan kelulusan siswa dan siswi kelas VI dan IX pada awal Juni.
Tanggal 5 Juni pengumuman kelulusan tingkat SMP dan pada tanggal 12 Juni kelulusan siswa SD. Tentunya para siswa tersebut kembali menghadapi pendaftaran jenjang pendidikan baru.
"Sesuai kalender akademik yang ada, dijadwalkan pada tanggal 1-6 Juli mendatang mulai dilakukan pendaftaran siswa didik baru. Terkait masa pandemi saat ini tentunya ada penyesuaian terkait penerimaan tersebut," kata Kadis Pendidikan Tanjabtim, Junaidi Rahmad.
Menurutnya, dalam penerimaan siswa didik baru, beberapa sekolah sudah menerapkan pendaftaran siswa baru berbasis sistem online. Terutama dari jenjang sekolah menengah pertama (SMP).
"Hingga saat ini dari 45 SMP yang ada di Tanjabtim, 10 SMP diantaranya sudah siap melakukan pendaftaran secara online," jelsnya.
Untuk 35 sekolah yang belum bisa melakukan PPDB secara online, maka pendaftaran siswa baru akan dikoordinir melalui pihak sekolah yang bersangkutan.
"Secara manual, pihak sekolah yang bersangkutan yang akan mendaftarkannya dengan sistem zonasi," tambahnya.
Sementara itu, untuk tingkat SD memang belum melakukan pendaftaran secara online. Proses pendaftarannya dilakukan melalui pihak TK tempat siswa tersebut sebelumnya belajar.
"Kalau yang tidak sekolah TK jangan khawatir, kita akan bentuk panitia di SD, mereka akan melakukan jemput bola bagi siswa tersebut," ujarnya.
Bagi orang tua yang ingin melakukan pendaftaran secara langsung ke sekolah tetap bisa dilakukan, namun mengingat saat ini di masa pandemi tetap harus memperhatikan protokoler kesehatan. Jaga jarak, menggunakan masker dan hand sanitizer.
"Selain itu ketika berada di sekolah (proses pendaftaran) paling banyak lima orang saja," pungkasnya.